Jakarta, Solidaritas – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan rilis prospek cuaca nasional untuk periode Selasa (30/6/2026) hingga Rabu (1/7/2026).
Tiga provinsi di Indonesia, yakni Bengkulu, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Tengah kini berstatus Siaga akibat ancaman hujan lebat hingga sangat lebat .
BMKG mendeteksi adanya aktivitas simultan dari berbagai gangguan atmosfer yang memicu pertumbuhan awan hujan secara masif di sejumlah wilayah.
Berdasarkan analisis filter spasial, fenomena Osilasi Madden-Julian (MJO) terpantau aktif di Samudera Hindia barat Sumatera, Maluku bagian selatan, Papua bagian selatan, hingga Laut Arafuru.
Gangguan ini diperkuat oleh pergerakan Gelombang Rossby Ekuator dan Gelombang Kelvin di berbagai wilayah nusantara, termasuk Selat Karimata dan sebagian besar Pulau Sulawesi.
“Kombinasi gangguan atmosfer antara fenomena MJO dan Gelombang Rossby-Kelvin diprakirakan aktif di Samudera Hindia barat Sumatera, yang mampu meningkatkan aktivitas konvektif di wilayah tersebut,” tulis BMKG dalam laporan resminya.
Selain gelombang atmosfer, BMKG juga memantau pergerakan Bibit Siklon Tropis “96W” di wilayah Filipina [source]. Keberadaan bibit siklon ini menginduksi terbentuknya daerah pertemuan angin (konvergensi) dan perlambatan kecepatan angin (konfluensi) di Laut China Selatan, Laut Sulu, hingga Samudera Pasifik timur Filipina.
Kondisi serupa didukung oleh munculnya tiga titik pusaran angin (sirkulasi siklonik) di perairan barat Sumatera Barat, Selat Makassar, dan Samudera Pasifik utara Papua .
Wilayah Kalimantan Timur sendiri masuk dalam area perlambatan konfluensi yang berpotensi subur menumbuhkan awan-awan hujan.
Secara umum, cuaca di Indonesia diprediksi bervariasi mulai dari cerah, berawan, mendung, hingga hujan intensitas ringan hingga lebat.
Berikut rincian wilayah yang masuk dalam peta peringatan dini berbasis dampak BMKG :
- Kategori #SIAGA (Hujan Lebat – Sangat Lebat) :
- Bengkulu
- Kalimantan Tengah
- Sulawesi Tengah
- Kategori #WASPADA (Hujan Sedang – Lebat):
- Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung.
- Kalimantan: Kalimantan Barat, Kalimantan Timur.
- Sulawesi: Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara.
- Papua: Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua.
- Peringatan Dini Angin Kencang :
- Aceh, Kep. Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur .
Bagi sektor penerbangan dan pelayaran, BMKG juga memberikan catatan mengenai peningkatan kecepatan angin permukaan yang diprediksi menembus lebih dari 25 knot.
Fenomena ini berpotensi terjadi di Laut Andaman, Laut China Selatan, Samudera Hindia barat Sumatera hingga selatan Jawa, serta Laut Coral [source]. Kecepatan angin tersebut dipastikan akan menaikkan tinggi gelombang laut di perairan setempat.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi (seperti banjir dan tanah longsor) yang dipicu oleh hujan sporadis berdurasi singkat namun disertai angin kencang.
Di sisi lain, masyarakat di wilayah yang tidak diguyur hujan juga diminta mengantisipasi cuaca terik yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Red









