Samarinda, Solidaritas – Langit Kota Samarinda sedang tak bersahabat pada Senin (27/4/2026). Hujan deras mengguyur bumi, menciptakan tirai air yang cukup tebal di halaman Markas Polresta Samarinda. Namun, cuaca ekstrem itu tak menyurutkan langkah Anggota Komisi III DPR RI, Nabil Husein, untuk menuntaskan agenda pengawasannya.
Dengan langkah mantap, legislator muda ini tampak menerjang rintik hujan demi melihat langsung area uji praktik SIM yang berada di ruang terbuka. Bagi Nabil, hujan bukan penghalang untuk memastikan bahwa fasilitas yang digunakan masyarakat setiap harinya berada dalam kondisi layak dan optimal.
“Saya ingin mengecek langsung bagaimana masyarakat disupport. Tadi kami mulai dari layanan SKCK, SPKT, hingga command center yang bersiaga 24 jam. Alhamdulillah, hasilnya sangat baik,” ujar Nabil sembari mengamati alur pelayanan di tengah suasana yang dingin.
Kunjungan kerja ini memang difokuskan untuk memotret realitas pelayanan publik di kepolisian. Nabil tidak hanya duduk di balik meja formalitas, tetapi turun ke lapangan untuk merasakan atmosfer pelayanan publik. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polresta Samarinda yang tetap menjaga ritme kerja maksimal meski di bawah guyuran hujan.
“Apresiasi saya untuk Polresta Samarinda di bawah kepemimpinan Bapak Kapolres. Ke depan tinggal dioptimalkan lagi. Setiap masukan yang kami temukan akan disampaikan demi kebaikan masyarakat Kota Samarinda,” tambahnya tegas.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, yang mendampingi langsung kunjungan tersebut, mengaku bangga atas perhatian serius dari Komisi III DPR RI. Menurutnya, kehadiran anggota legislatif ini merupakan suntikan semangat sekaligus fungsi kontrol yang sangat dibutuhkan institusi kepolisian.
“Kami bangga didatangi Komisi III. Ini adalah bagian dari fungsi kontrol terhadap kami. Kami sudah jelaskan semua, mulai dari pelayanan lalu lintas seperti pembuatan SIM, hingga SKCK,” tutur Hendri.
Ia juga menekankan bahwa komitmen Polresta Samarinda tidak akan luntur oleh cuaca. Layanan aduan masyarakat melalui panggilan 110 dan pusat kendali (command center) terus dioptimalkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga, baik dalam cuaca cerah maupun hujan lebat sekalipun.
Aksi “terjang hujan” yang dilakukan Nabil Husein hari ini menjadi simbol bahwa pengawasan terhadap kepentingan publik tidak mengenal kata tunda. Harapannya, kualitas pelayanan yang sudah baik ini dapat terus konsisten demi memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri di daerah. Red









