Kutai Timur, Solidaritas – Kecamatan Kaliorang terus memperkuat stabilitas layanan air bersih dengan menerapkan dua pola pengelolaan sekaligus. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh desa dapat menikmati akses air layak konsumsi tanpa terkecuali.
Sebagian besar wilayah kini sudah terhubung dengan layanan PDAM, sementara sebagian lainnya memaksimalkan sistem pengelolaan desa sebagai alternatif. Pendekatan ganda tersebut dinilai efektif memenuhi kebutuhan dasar warga yang berada di lokasi berbeda-beda.
“Kami memastikan setiap desa memiliki saluran air yang bisa diandalkan, baik melalui PDAM maupun sistem desa, sehingga tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar Camat Kaliorang, Rusmono.
Hingga saat ini, enam dari tujuh desa di Kaliorang telah sepenuhnya terlayani oleh PDAM. Cakupan yang luas tersebut menjadikan PDAM sebagai penyedia utama yang menopang sebagian besar kebutuhan air masyarakat.
Sementara itu, satu desa yakni Selangkau masih bergantung pada SPAMDes sebagai operator utama. Model ini dipilih karena kondisi geografis desa yang memungkinkan pemanfaatan sumber air lokal secara mandiri.
Sumber air di Selangkau dinilai cukup stabil sepanjang tahun sehingga pengelolaan desa mampu mengatur penyalurannya secara efektif. Sistem ini sudah berjalan lama dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat.
Rusmono menjelaskan bahwa kombinasi dua model pengelolaan tersebut justru memberi fleksibilitas lebih besar bagi kecamatan dalam menjamin layanan air yang merata.
Dengan adanya sistem desa, wilayah yang belum bisa dijangkau jaringan PDAM tetap mendapatkan suplai air tanpa harus menunggu pembangunan infrastruktur besar yang membutuhkan waktu lebih panjang.
“Kami melihat pendekatan ganda ini sebagai cara praktis untuk memastikan layanan berjalan, terutama di desa yang memiliki kebutuhan khusus,” tegas Rusmono.
Ia menambahkan bahwa pemerintah kecamatan terus memantau kualitas layanan dari kedua sistem tersebut untuk memastikan tidak ada desa yang tertinggal dalam pemenuhan kebutuhan dasar.
Ke depan, Kaliorang menargetkan peningkatan kapasitas layanan, baik melalui perluasan jaringan PDAM maupun penguatan SPAMDes, agar seluruh wilayah dapat merasakan akses air yang lebih stabil dan berkelanjutan.(ADV)








