Kutai Kartanegara, Solidaritas – Desa Kota Bangun III kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan Inovasi Terbaik Pertama untuk kategori Kelurahan dan Desa.
Penghargaan bergengsi ini diperoleh berkat program unggulan mereka, “Bazar Perpustakaan Mahardika – Gerakan Literasi untuk Kesejahteraan”, yang dinilai berhasil membawa perubahan positif dan signifikan bagi masyarakat setempat.
Kepala Desa Kota Bangun III Lilik Hendrawanto kepada Solidaritas Selasa (11/4/2025) mengatakan Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen kuat Desa Kota Bangun III dalam menciptakan terobosan inovatif yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.
Program “Bazar Perpustakaan Mahardika” diapresiasi karena pendekatannya yang unik dalam membumikan gerakan literasi, menjadikannya alat strategis untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
“Prestasi ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat Desa Kota Bangun III,” kata Lilik.
Kegiatan ini telah berjalan sejak 2024 dan terbukti memberi dampak positif pada minat baca dan partisipasi masyarakat. Menurut Lilik, literasi kini dipahami lebih luas — bukan hanya membaca, tapi juga mendengar, melihat, dan berbagi pengalaman.
“Dalam Bazar Literasi, kami menggabungkan pelaku literasi, pelaku UMKM, sekolah, seniman, budayawan, hingga berbagai lintas sektor. Semua kami satukan dalam satu panggung. Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias,” jelas Lilik.
Tak lagi hanya soal membaca buku lanjut Lilik, namun juga tentang kreativitas, kolaborasi, dan pemberdayaan masyarakat. Semua berawal dari satu tempat, Perpustakaan Mahardika.
Perpustakaan desa ini menjadi contoh nyata bagaimana ruang baca bisa bertransformasi menjadi pusat kegiatan masyarakat. Melalui berbagai inovasi, Perpustakaan Mahardika berhasil meraih sejumlah penghargaan, termasuk juara pertama lomba perpustakaan desa/kelurahan tingkat kabupaten yang digelar oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kukar.
“Kami percaya bahwa literasi adalah kunci untuk membuka potensi dan meningkatkan kualitas hidup. Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi desa kami,” tegasnya.
Program “Bazar Perpustakaan Mahardika” menonjol karena kemampuannya mengintegrasikan kegiatan literasi dengan aspek ekonomi dan sosial, menjadikannya lebih dari sekadar perpustakaan biasa.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk terus berinovasi dan menciptakan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. ADV/DPMD-Kukar/Bej










