Samarinda,Solidaritas-Tidak terima karena ditertawakan oleh orang lain , Sa warga jalan Dwikora Palaran mengamuk dan mendatangi karyawan toko yang sedang bercanda dengan rekan rekannya. dengan membawa parang Resedivis langsung mengancam sejumlah karyawan toko dengan menggunakan senjata tajam jenis parang, Rabu (19/2/2025) lalu. Akibat kejadian ini pria 34 tahun itu harus berurusan dengan polisi.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar melalui Kapolsek Palaran AKP Iswanto melalui telpon selulernya mengatakan bahwa pelaku tiba tiba mendatangi toko di jalan Dwikora, saat itu sejumlah karyawan toko berada diluar sedang berkumpul didepan toko.
“Sa datang membawa kayu sepanjang satu meter dan berteriak kepada sekumpulan karyawan pria dan wanita di depan toko dan langsung meelakukan pengancaman terhadap para karyawan,” kata Iswanto.
“Pelaku berteriak “kamukah yang ketawain aku” sembari mengacungkan kayu yang dibawanya, menghindari terjadinya keributan para karyawan langsung menjauh, namun kejadian ini justru membuat Sa emosi iapun kemudian mengambil sebilah parang yang sudah diletakan ditempat penumpukan kayu tempatnya berkerja,” jelas Iswanto.
Kemudian pelaku kembali ke depan toko, kali ini ia mengeluarkan ancaman ,“biar kalian perempuan atau siapa kubunuh kalian”. Karena merasa takut dengan ancaman Saripudi, para karyawan pun sepakat menghubungi pihak Polsek Palaran.
Setelah mendapatkan informasi terkait adanya kejadian dugaan pengancaman dengan sajam, tim opsnal Polsek Palaran langsung mengamankan pelaku saat itu juga bersama barang bukti sebilah sajam dan kayu.
Motif Saripudi sendiri melakukan itu menurut Iswanto karena merasa ditertawakan oleh para karyawan yang saat itu sedang duduk di depan toko. “Pelaku tidak terima diketawain, makanya langsung melakukan perbuatan pengancaman,” ujar Iswanto lagi.
Dari hasil penyelidikan diketahui kalau Saripudi merupakan mantan narapidana dengan perkara penganiayaan. “Dia pernah ditahan terkait kasus penganiayaan,” tutup Iswanto. Red







