Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertahanan RI memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit jajaran Brigif TP 85/BTC. Menhan menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian prajurit dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah strategis.
Menhan menekankan pentingnya profesionalisme prajurit di tengah dinamika ancaman militer maupun non militer yang terus berkembang. Setiap prajurit dituntut untuk menjaga kesiapan fisik dan mental, meningkatkan kemampuan, serta menguasai teknologi dan taktik sesuai perkembangan zaman. Lebih lanjut, Menteri Pertahanan menegaskan beberapa penekanan penting, di antaranya agar prajurit senantiasa memegang teguh jati diri TNI, setia kepada Pancasila, UUD 1945, serta disiplin dan patuh terhadap hukum.
Menhan juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas internal satuan, sinergi dengan masyarakat, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai kehormatan institusi. Selain itu, Menhan berpesan agar prajurit tetap menjadi sosok yang adaptif, tangguh di medan tugas, namun tetap humanis dan dicintai rakyat. Ketaatan kepada orang tua juga ditekankan sebagai bagian dari nilai moral dan sumber keberkahan dalam kehidupan prajurit.









