DPMD Kabupaten Kutai Kartanegara

Gotong Royong Perbaiki Sungai Kecil untuk Kelancaran Nelayan di Sungai Meriam

Bagikan

Kutai Kartanegara, Solidaritas – Warga Sungai Meriam melakukan gotong royong untuk memperbaiki sungai kecil yang vital bagi nelayan setempat. Perbaikan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran aktivitas nelayan saat keluar mencari ikan.

Dengan gotong royong ini, warga menunjukkan kepedulian dan kerja sama dalam memelihara infrastruktur yang mendukung mata pencaharian mereka. Perbaikan sungai kecil ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat sekitar.

Mustaqim ketua Rt 12 Kelurahan Sungai Meriam mengatakan bahwa gotong royong membersihkan sungai kecil ini sudah lama diharapkan karena sudah sangat kotor dan membahayakan para nelayan jika akan keluar khususnya terhadap kipas perahu warga.

“Dengan gotong royong minimal kita para nelayan memiliki tanggung jawab untuk alur sungai kecil yang ada,” kata Mustaqim.

Lebih lanjut Mustaqim mengatakan Gotong royong membersihkan sungai bersama seluruh warga RT 12 untuk menanamkan kesadaran masyarakat untuk menjaga aliran sungai yang melintasi RT 12 , dengan membersihkan, menanam pohon di tepi sungai, dan memperbaiki kerusakan sungai demi mencegah banjir, melancarkan aliran air, menjaga ekosistem, serta mempererat kebersamaan warga.

Selain membersihkan aliran sungai dari sampah dan gulma membantu aliran air menjadi lancar dan mengurangi risiko banjir, juga melakukan penanaman pohon di tepi sungai bertujuan untuk menahan erosi tanah dan memperbaiki habitat bagi satwa, serta menjaga keasrian lingkungan.

Dengan aliran sungai yang lancar dan lingkungan yang bersih, masyarakat dapat merasakan dampak positif pada aktivitas sehari-hari, ekonomi, hingga pendidikan.

“Kegiatan ini menjadi sarana untuk membangun kebersamaan, saling bahu-membahu, dan menumbuhkan rasa kepedulian lingkungan di antara warga,”jelasnya.

Mustaqim mengakui bahwa Sungai kecil yang melintasi kawasan Lingkunganya tidak hanya digunakan oleh nelayan yang ada di RT nya saja, namun juga beberapa RT lainnya, jadi ia berharap agar semua warga yang dilintasi sungai  ini bisa menjaga sungai.

“Harapannya tidak hanya kami saja yang menjaga sungai, karena jika hanya kami, kelancaran aktivitas di sungai kecil ini tidak akan terjadi karena kotoran atau sampah datang dari kawasan lain yang ikut bersama aliran air,” ungkap Mustaqim.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar RT dalam menjaga kebersihan sungai. Mustaqim telah melakukan koordinasi dengan RT lain, bahkan beberapa RT seperti RT 24 dan RT 20 telah melakukan gotong royong bersama untuk membersihkan sungai. Namun, masih ada beberapa RT yang belum melakukan pembersihan, sehingga perlu upaya lebih lanjut untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai. ADV/DPMD/Bej

 

 

 


Bagikan

Related Posts