News

Transformasi Digital, Kaltim Siapkan Internet Gratis untuk Seluruh Desa

Bagikan

Samarinda,Solidaritas – Rencana besar di masa depan yang harus diwujudkan seiring adanya percepatan era digital ini yaitu pola pendampingan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) Digital.

Internet tidak hanya dipergunakan untuk berselancar di dunia saja, namun masyarakat juga harus ada bisa memanfaatkan ruang digital yang positif, seperti literasi digital, hingga digital marketing, sehingga tak hanya memiliki unsur edukasi, namun juga memantik roda pergerakan ekonomi di seluruh desa di Kaltim nantinya.

“Nah agar tercipta ekosistem digital yang baik, kami juga menargetkan nanti di desa-desa akan dibangun pula Creative Hub. Dengan Creative Hub, masyarakat bisa belajar dan memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan usaha dan peningkatan ekonomi desa,” kata Muhammad Faisal, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Senin (24/03/2025).

Lebih lanjut Faisal yang ditemui disela sela program Dialog Publika menegaskan bahwa internet gratis di kantor desa akan segera diwujudkan, dan harapanya program ini dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dengan dukungan semua pihak, kita bisa membawa Kalimantan Timur menuju transformasi digital yang lebih maju,” jelasnya.

Lebih lanjut Faisal mengatakan bahwa internet bukan lagi sekadar hiburan semata, melainkan sudah menjadi hal krusial di kehidupan masyarakat, karena sudah menjelma menjadi sebuah jembatan untuk sektor apapun, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi hingga pelayanan publik.

Dari itu Pemprov Kaltim terus berupaya mengakselerasi akses internet di desa-desa demi mengatasi blankspot dan mendukung pelayanan publik. Saat ini Pemprov Kaltim sudah menyiapkan anggaran untuk memfasilitasi internet di sebanyak 841 desa / seluruh desa di Kaltim, sehingga tidak hanya di kota namun juga masyarakat yang ada didesa juga bisa menikmati akses gratis.

Kebijakan ini merupakan terobosan berani dari Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud (Harum) dan Wakil Gubernur Seno Aji. Meski urusan telekomunikasi sebenarnya menjadi kewenangan pemerintah pusat, Pemprov Kaltim mengambil langkah inisiatif agar daerah tidak perlu menunggu terlalu lama.

“Tantangan utama memang cukup besar, mulai dari kondisi geografis hingga infrastruktur yang belum merata, dan kondisi demografis yaitu masyarakatnya. Namun, karena internet sudah menjadi kebutuhan mendasar yang berdampak besar di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi digital. Maka kami berkonitmen akan terus melakukan percepatan,” tegas Faisal.

Oleh karena itu, Pemprov Kaltim sedang melakukan pendataan dan inventarisasi agar program ini bisa berjalan maksimal. Program andalan Gratispol di era kepemimpinan baru Gubernur Harum dan Seno Aji ditarget akan resmi diluncurkan pada April-Mei 2025.

“Insya Allah target kita Mei 2025 kita akan launching secara resmi program unggulan Gubernur kita yang berfokus pada beberapa sektor penting diantaranya internet gratis, pendidikan gratis, dan layanan kesehatan gratis,” jelasnya.

Dalam program Dialog Publika hadir pula sebagai narasumber lainnya dalam program unggulan TVRI Stasiun Kalimantan Timur tersebut, yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Provinsi Kalimantan Timur Puguh Harjanto. Red


Bagikan

Related Posts