Bontang,Solidaritas,- Warga kampung Ekowisata Malahing Bontang Kalimantan Timur dilatih “menyelam” di laut Sulawesi. Kampung Ekowisata Malahing merupakan sebuah permukiman yang berada di pesisir Kota Bontang, tepatnya di Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan.
Kampung Malahing merupakan kampung nelayan yang berada di atas air dengan bentuk rumah yang sederhana dan berdiri sejak tahun 1999. Keindahan alam laut yang memukau dan kelezatan kuliner khas Bontang menjadi salah satu daya tarik wisata bagi warga luar bontang yang ingin berkunjung ke kampung yang berada diperairan Kota Bontang ini.
Melihat potensi wisata yang cukup besar Pemkot Bontang berkerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Sebelas Maret (UNS) memberikan pelatihan dan sertifikasi menyelam bagi Warga Kampung Malahing, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim).
Biasanya warga Malahing menyelam dengan kedalaman tertentu menggunakan peralatan seadanya yang tentunya berbahaya bagi keselamatan mereka. “Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat dalam melayani wisatawan yang ingin menyelam di kawasan wisata bahari Bontang,” kata Manajer Sertifikasi LSP UNS Prof Purwanto, di Bontang, Sabtu (29/6/2024).
Harapanya melalui kegiatan ini warga Malahing memiliki kompetensi sebagai pemandu selam wisata dan melayani para wisatawan yang hadir untuk menyelam disekitar kampung mereka.
Lebih lanjut Purwanto mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan program pemberdayaan masyarakat dari UNS untuk peningkatan keahlian pengelolaan pariwisata Kampung Malahing. Sebelumnya kampung Malahing mendapatkan Anugerah Desa Wisata Indonesia dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Uji kompetensi pemandu selam wisata ini disajikan secara teori dan praktik. Pada sesi teori, peserta yang berjumlah delapan orang diajarkan tentang aspek keselamatan dan keamanan dalam menyelam, pengetahuan tentang biota laut, dan teknik pemandu wisata selam.
Sedangkan pada sesi praktik, peserta diuji kemampuannya dalam menyelam dan memandu wisatawan, dengan mengedepankan kesehatan dan keselamatan kerja (K3).
“Dengan adanya sertifikat kompetensi ini, para pemandu selam Kampung Malahing dapat meningkatkan kompetensi mereka dalam melayani wisatawan dan membantu mengembangkan wisata bahari di Bontang,” jelas Purwanto.
Sementara itu Ketua Kelompok Sadar Wisata Malahing, Mexi memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bontang yang telah memberikan kontribusi dan menyambut baik kegiatan sertifikasi bagi warga Malahing dan beharap agar pelatihan serupa dapat diadakan secara berkala untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pariwisata.
Selain itu Mexi menyampaikan rasa terima kasih kepada UNS yang secara konkret melakukan pemberdayaan kepada para warga untuk kelayakan kompetensi, guna menjamin keselamatan wisatawan.
“Bersyukur, semua peserta yang mengikuti uji kompetensi pemandu selam wisata, telah dinyatakan lulus. Kami tentunya bisa mengoptimalkan sertifikat ini untuk jaminan mutu layanan kepariwisataan di Malahing,” kata Mexi.
Pokdarwis Malahing memiliki asa bahwa industri pariwisata ke depan memiliki prospek yang cerah. Ditambah dengan peluang keberadaan Ibu Kota Nusantara, warga Kampung Malahing terus berbenah meningkatkan mutu layanan kepada para wisatawan yang berkunjung. Pia









