Olah Raga

Buka Rakerprov FPTI, Ketua KONI Kaltim Tegaskan Persiapan Porprov 2026 dan BK PON 2027

Bagikan

Samarinda, Solidaritas – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur, Rusdiansyah Aras, memberikan instruksi tegas kepada Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kaltim untuk segera tancap gas.

Ada dua agenda besar yang sudah di depan mata: Porprov VIII/2026 di Paser dan Babak Kualifikasi (BK) PON 2028 yang akan digelar pada 2027.

​Hal tersebut ditegaskan Rusdi—sapaan akrabnya—saat membuka secara resmi Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) FPTI Kaltim Tahun 2026 di Ruang Rapat Gedung KONI Kaltim, Jalan Kesuma Bangsa, Sabtu (11/4) sore.

​Dalam sambutannya, Rusdi menjelaskan bahwa berdasarkan rapat koordinasi lanjutan, pelaksanaan Porprov VIII di Kabupaten Paser telah disepakati tetap berjalan sesuai jadwal, yakni pada November 2026.

​”Seluruh Kabupaten dan Kota di bawah arahan Kadispora Kaltim, serta KONI daerah di bawah koordinasi KONI Kaltim, sepakat mendukung pelaksanaan Porprov tidak ditunda ke tahun 2027. Keputusan ini diambil setelah mendengarkan paparan komprehensif dari Kadispora, KONI, dan tuan rumah Paser,” ujar Rusdi.

​Meski demikian, Rusdi menekankan adanya kebijakan efisiensi anggaran. KONI Kaltim bersepakat tidak mengurangi jumlah cabang olahraga (cabor), namun jumlah nomor tanding akan dirampingkan agar linier dengan nomor yang dipertandingkan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

​Terkait dukungan pendanaan, Rusdi memaparkan bahwa KONI Kaltim telah menyusun skala prioritas untuk bantuan cabor, yang dikategorikan menjadi, ​Cabor Andalan, ​Cabor Unggulan, ​Cabor Harapan, ​Cabor Pembinaan.

​Sejalan dengan hal tersebut, Kabid PPO Dispora Kaltim, Rasman Rading, SE., M.Si, mengingatkan agar kondisi fiskal Kaltim yang sedang “tidak baik-baik saja” jangan sampai menyurutkan semangat juang atlet.

​”Panjat tebing punya sejarah emas yang luar biasa, mulai dari PON 2008 di Kaltim, 2012 di Riau, hingga 2016 di Jabar. Historis ini harus menjadi pelecut semangat bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan untuk tidak berprestasi,” tegas Rasman.

​Merespons arahan tersebut, Ketua Pengprov FPTI Kaltim, Elly L. Nova, ST., MT, menyatakan kesiapannya. Dengan dukungan solid dari seluruh jajaran FPTI tingkat kabupaten/kota se-Kaltim, ia optimistis cabor panjat tebing akan kembali ke masa kejayaannya.

“Kami bertekad bulat. Dengan sinergi semua pihak, kami akan menyiapkan atlet-atlet terbaik untuk menyongsong Porprov Paser dan BK PON mendatang demi mengembalikan nama besar panjat tebing Kalimantan Timur di kancah nasional,” pungkas Elly. (rd)


Bagikan

Related Posts