{"id":8995,"date":"2025-12-17T20:44:05","date_gmt":"2025-12-17T20:44:05","guid":{"rendered":"https:\/\/solidaritas.news\/?p=8995"},"modified":"2025-12-18T03:46:53","modified_gmt":"2025-12-18T03:46:53","slug":"warga-perumahan-rapak-binuang-mengeluh-lahan-resapan-air-berubah-jadi-urukan-tinggi-picu-banjir-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/2025\/12\/17\/warga-perumahan-rapak-binuang-mengeluh-lahan-resapan-air-berubah-jadi-urukan-tinggi-picu-banjir-2\/","title":{"rendered":"Warga Perumahan Rapak Binuang Mengeluh, Lahan Resapan Air Berubah Jadi Urukan Tinggi Picu Banjir"},"content":{"rendered":"<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-hveid=\"CAEIBRAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\"><strong>Samarinda, Solidaritas<\/strong> \u2013 Pematangan lahan untuk perluasan RSUD Korpri Aji Muhammad Salehuddin II di kawasan Sempaja Selatan menimbulkan dampak serius bagi warga sekitar. Warga di lima Rukun Tetangga (RT) kini mulai merasakan kerugian akibat perubahan fungsi lahan yang dulunya menjadi area resapan air alami.<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-hveid=\"CAEIBRAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\"><\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-hveid=\"CAEIBhAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\">Kamaluddin, Ketua RT 27 Perumahan Rapak Binuang, mengungkapkan kekhawatirannya bahwa pengerukan dan pengurukan tanah di lokasi proyek memperparah kondisi banjir di wilayahnya.<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-hveid=\"CAEIBhAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\"><\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-hveid=\"CAEIBxAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\">\u201cLahan itu dulunya tempat pohon pisang dan padi ditanam warga, berfungsi sebagai area \u2018menginap\u2019 air saat hujan lebat. Sekarang, semuanya berubah menjadi urukan tanah yang jauh lebih tinggi dari pemukiman kami,\u201d keluh Kamaluddin, Rabu (17\/12\/2025).<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-hveid=\"CAEIBxAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\"><\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-hveid=\"CAEICBAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\">Menurut kesaksian warga, perubahan kontur tanah drastis menyebabkan air hujan tidak lagi terserap, melainkan mengalir deras menuju drainase perumahan mereka.<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-hveid=\"CAEICBAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\"><\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-hveid=\"CAEICRAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\">Dampaknya terasa langsung beberapa bulan belakangan. Setiap kali hujan turun, volume air meningkat cepat dan membawa endapan lumpur yang masuk ke rumah-rumah warga di RT 26, 27, dan 28 Perumahan Rapak Binuang, serta RT 29 dan 30 Perumahan Pondok Surya Indah.<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-hveid=\"CAEIChAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\"><\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-hveid=\"CAEIChAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\">\u201cAir yang seharusnya tertampung sementara, kini mengalir cepat menuju rumah-rumah kami membawa lumpur. Tentu saja kami merasa dirugikan dengan kondisi ini,\u201d tambahnya.<\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-hveid=\"CAEICxAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\"><br data-serialized-params=\"[]\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\" \/>Keluhan dan laporan warga inilah yang menjadi salah satu alasan utama bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk menangguhkan sementara seluruh kegiatan konstruksi di lokasi tersebut. Pemkot menemukan bahwa izin lingkungan yang diterbitkan sebelumnya tidak mempertimbangkan aspek mitigasi bencana dan dampak sosial di lingkungan sekitar.<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-hveid=\"CAEIDBAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\"><\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-hveid=\"CAEIDBAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\">Saat ini, Pemkot Samarinda meminta pihak pengembang dan Pemprov Kaltim untuk mengurus kembali perizinan dengan memperhatikan dampak lingkungan secara serius, termasuk rencana pembangunan kolam retensi dan sumur resapan yang dijanjikan sebelumnya.<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-hveid=\"CAEIDRAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-hveid=\"CAEIDRAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\">Warga berharap, penghentian sementara proyek ini dapat memberikan solusi konkret agar pembangunan rumah sakit tidak justru menambah beban masalah banjir tahunan yang sudah mereka hadapi. Red<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Samarinda, Solidaritas \u2013 Pematangan lahan untuk perluasan RSUD Korpri Aji Muhammad Salehuddin II di kawasan Sempaja Selatan menimbulkan dampak serius bagi warga sekitar. Warga di lima Rukun Tetangga (RT) kini mulai merasakan kerugian akibat perubahan fungsi lahan yang dulunya menjadi area resapan air alami. Kamaluddin, Ketua RT 27 Perumahan Rapak Binuang, mengungkapkan kekhawatirannya bahwa pengerukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8993,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34],"tags":[],"class_list":["post-8995","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kota-samarinda"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8995","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8995"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8995\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8996,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8995\/revisions\/8996"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8993"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8995"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8995"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8995"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}