{"id":8894,"date":"2025-11-29T07:14:10","date_gmt":"2025-11-29T07:14:10","guid":{"rendered":"https:\/\/solidaritas.news\/?p=8894"},"modified":"2025-12-12T07:15:28","modified_gmt":"2025-12-12T07:15:28","slug":"ribuan-rider-serbu-sangatta-jelas-2025-dibuka-penuh-adrenalin-dan-semangat-persaudaraan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/2025\/11\/29\/ribuan-rider-serbu-sangatta-jelas-2025-dibuka-penuh-adrenalin-dan-semangat-persaudaraan\/","title":{"rendered":"Ribuan Rider Serbu Sangatta, JELAS 2025 Dibuka Penuh Adrenalin dan Semangat Persaudaraan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Kutai Timur, Solidaritas<\/strong> &#8211; Gelaran Jelajah Alam Sangatta (JELAS) ke-7 Tahun 2025 kembali mencuri perhatian publik dengan kemeriahan yang memadati kawasan Polder Ilham Maulana, Sangatta, Sabtu (29\/11\/2025).<\/p>\n<p>Sejak pagi, ribuan rider dari berbagai penjuru Nusantara berkumpul untuk menantang lintasan ekstrem yang menjadi ciri khas event ini.<\/p>\n<p>Atmosfer pembukaan terasa semakin hidup dengan hadirnya peserta dari berbagai komunitas trail, mulai dari pulau besar di Indonesia hingga daerah terpencil yang turut meramaikan ajang adventure tahunan tersebut.<\/p>\n<p>Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, yang membuka acara secara resmi menyampaikan rasa bangganya terhadap besarnya antusiasme peserta.<\/p>\n<p>\u201cSaya melihat semangat yang luar biasa. Tidak hanya ingin menaklukkan lintasan, tapi juga ingin merayakan kebersamaan sebagai satu keluarga besar trail,\u201d ujar Mahyunadi.<\/p>\n<p>Menurutnya, JELAS bukan hanya menjadi ruang adu teknik dan nyali, tetapi juga titik temu komunitas trail yang setiap tahun terus berkembang. Hal inilah yang membuat JELAS selalu menjadi agenda yang ditunggu para rider.<\/p>\n<p>Meski turut hadir di arena start, Mahyunadi tidak ikut menurunkan motornya ke jalur pada edisi tahun ini. Kondisi cuaca yang diguyur hujan sejak pagi membuat trek semakin menantang dengan lumpur tebal dan kontur tanah yang licin.<\/p>\n<p>Situasi tersebut justru menambah tantangan tersendiri bagi peserta yang ingin menguji kemampuan. Lintasan yang licin dan teknis menjadi kombinasi yang memacu adrenalin para penggemar olahraga ekstrem.<\/p>\n<p>Mahyunadi pun kembali menegaskan pesan keselamatan kepada seluruh rider.<\/p>\n<p>\u201cSaya berharap semua peserta tetap mengutamakan keselamatan. Menikmati jalur itu penting, tetapi pulang dengan selamat jauh lebih utama,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Ia juga menyoroti pentingnya menjaga silaturahmi di tengah persaingan yang ketat. Menurutnya, kekuatan komunitas trail terletak pada rasa saling mendukung antarpesertanya, bukan hanya pada kemampuan menaklukkan medan ekstrem.<\/p>\n<p>Gelaran JELAS ke-7 tahun ini menghadirkan kombinasi jalur tanah liat, tanjakan ekstrem, turunan teknis, dan single track berbukit yang tersebar di kawasan Sangatta. Tantangan tersebut dipastikan menguji teknik, stamina, dan ketahanan fisik para rider.<\/p>\n<p>Selain ujian lintasan, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah dan doorprize sebagai bentuk apresiasi terhadap peserta yang telah hadir dari berbagai daerah di Indonesia.<\/p>\n<p>Secara keseluruhan, JELAS 2025 kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu event trail adventure paling bergengsi di Kalimantan Timur. Lebih dari sekadar kompetisi, JELAS menjadi ruang berkumpulnya komunitas trail dalam semangat sportivitas dan persaudaraan.(ADV)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kutai Timur, Solidaritas &#8211; Gelaran Jelajah Alam Sangatta (JELAS) ke-7 Tahun 2025 kembali mencuri perhatian publik dengan kemeriahan yang memadati kawasan Polder Ilham Maulana, Sangatta, Sabtu (29\/11\/2025). Sejak pagi, ribuan rider dari berbagai penjuru Nusantara berkumpul untuk menantang lintasan ekstrem yang menjadi ciri khas event ini. Atmosfer pembukaan terasa semakin hidup dengan hadirnya peserta dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8895,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37],"tags":[],"class_list":["post-8894","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kutai-timur"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8894","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8894"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8894\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8896,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8894\/revisions\/8896"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8895"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8894"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8894"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8894"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}