{"id":869,"date":"2024-01-27T08:57:49","date_gmt":"2024-01-27T08:57:49","guid":{"rendered":"https:\/\/solidaritas.news\/?p=869"},"modified":"2024-01-29T01:26:10","modified_gmt":"2024-01-29T01:26:10","slug":"shofi-ajak-pemuda-kaltim-terus-berkarya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/2024\/01\/27\/shofi-ajak-pemuda-kaltim-terus-berkarya\/","title":{"rendered":"Shofi Ajak Pemuda Kaltim Terus Berkarya"},"content":{"rendered":"<p><strong>Samarinda<\/strong>, Pada Sabtu, 28 Oktober 2023, di Samarinda Convention Hall, momen Sumpah Pemuda menjadi saat yang paling membahagiakan bagi Shofiyah Nurazizah, seorang mahasiswi berusia 20 tahun asal Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Dalam momen yang bersejarah ini, Shofi, panggilan akrabnya, mendapat kesempatan emas untuk membawakan sebuah lagu yang sangat istimewa, karya Rino Dimas Pratikno. Lagu ini menceritakan tentang bahagianya pemuda Kalimantan Timur mengenai pemindahan Ibu Kota Nusantara IKN) ke Kaltim.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Memukau Ribuan Penonton<\/strong><\/p>\n<p>Tampil satu panggung dengan musisi ternama tanah air seperti Govinda dan Batara bukanlah hal yang mudah bagi Shofiyah Nurazizah. Namun, Shofi mampu memukau ribuan penonton yang hadir dalam \u201cKonser Pemuda Nusantara.\u201d Dua lagu yang dibawakannya, \u201cRayuan Pulau Kelapa\u201d dan \u201cNusantara Jaya,\u201d berhasil menghipnotis semua mata yang memandang. Keberhasilan ini menjadikan momen Sumpah Pemuda tahun ini lebih berkesan baginya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Dukungan Keluarga yang Tak Terkira<\/strong><\/p>\n<p>Shofiyah Nurazizah memiliki bakat bernyanyi sejak usia dini, mulai dari kelas 3 SD. Ia merasa beruntung karena kedua orang tuanya selalu mendukung hobinya dan cita-citanya. \u201cAlhamdulillah, orang tua selalu mendukung hobi dan cita-cita saya untuk menjadi seorang penyanyi. Bahkan ketika saya masih menjadi model atau menyanyi, saya selalu mengenakan pakaian yang dijahit oleh ibu sendiri,\u201d kata Shofi dengan senyum.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Persiapan yang Matang<\/strong><\/p>\n<p>Tentang persiapan untuk tampil di Konser Pemuda Nusantara, Shofiyah Nurazizah mengaku bahwa tidak ada persiapan khusus. Lagu \u201cNusantara Jaya\u201d yang dibawakannya adalah lagu bergenre pop yang mudah dihafal. Namun, persiapan musik dan aransemen langsung diawasi oleh dua sosok penting dalam penciptaan lagu ini, yaitu Muhammad Syahid Akbar, atau yang akrab disapa Bang Aab, dan Rino Dimas Pratikno, yang dikenal dengan panggilan Bung Rino.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Antusiasme Penonton yang Luar Biasa<\/strong><\/p>\n<p>Shofi merasa terharu oleh antusiasme penonton, terutama karena lagu \u201cNusantara Jaya\u201d dirilis tepat pada peringatan Sumpah Pemuda. \u201cAlhamdulillah, saya sangat terharu. Saya senang dan tidak menyangka bahwa penampilan saya akan diterima dengan begitu baik oleh penonton. Alhamdulillah, peluncuran lagu \u2018Nusantara Jaya\u2019 berjalan lancar dan tanpa hambatan,\u201d ungkap Shofi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Makna Sumpah Pemuda 2023<\/strong><\/p>\n<p>Shofi berpendapat bahwa makna Sumpah Pemuda saat ini tidak hanya sebatas persatuan, tetapi juga tentang kontribusi generasi muda. Mereka harus terus berkarya, mengembangkan potensi yang dimiliki, dan selalu percaya diri. \u201cYang terpenting adalah selalu semangat dalam mengembangkan karya-karya kalian,\u201d tegas Shofi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Apresiasi untuk Lagu Nusantara Jaya<\/strong><\/p>\n<p>Rino Dimas Pratikno, pencipta lagu \u201cNusantara Jaya,\u201d merasa bangga dan bersyukur atas keputusan pemerintah untuk memindahkan Ibukota Negara ke Kalimantan Timur. Lagu ini mencerminkan kebahagiaan para pemuda Kalimantan Timur yang siap menyambut Ibukota Negara Nusantara dan berkontribusi di dalamnya. \u201cLagu Nusantara Jaya merupakan ungkapan kegembiraan para pemuda dan pemudi di Kaltim untuk menyambut IKN, dan tentu saja, mereka siap berkontribusi di IKN nantinya. Jadi, dari rasa syukur inilah terciptanya lagu ini,\u201d jelas Rino.<\/p>\n<p><strong>Shofi, Penyanyi yang Cocok<\/strong><\/p>\n<p>Rino juga menjelaskan bahwa pemilihan Shofi sebagai penyanyi lagu ciptaannya bukan kebetulan. Shofi merupakan remaja yang ceria dan sangat cocok untuk menyanyikan lagu \u201cNusantara Jaya.\u201d Meskipun persiapannya cukup panjang, pada momen peringatan Sumpah Pemuda 2023, lagu \u201cNusantara Jaya\u201d berhasil dirilis dengan sukses. \u201cKita sudah menyiapkan lagu ini sejak setahun yang lalu, dan syukur pada momen Sumpah Pemuda kali ini kami bisa merilis lagu ini,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Melalui peluncuran lagu \u201cNusantara Jaya,\u201d mereka berpesan agar generasi muda aktif berkontribusi dalam membangun bangsa. Kontribusi ini dapat berwujud dalam berbagai bentuk, yang terpenting adalah ikut serta dalam memajukan bangsa dan negara dengan gagasan dan karya-karya yang mereka hasilkan. (Pia)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Samarinda, Pada Sabtu, 28 Oktober 2023, di Samarinda Convention Hall, momen Sumpah Pemuda menjadi saat yang paling membahagiakan bagi Shofiyah Nurazizah, seorang mahasiswi berusia 20 tahun asal Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Dalam momen yang bersejarah ini, Shofi, panggilan akrabnya, mendapat kesempatan emas untuk membawakan sebuah lagu yang sangat istimewa, karya Rino Dimas Pratikno. Lagu ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":867,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-869","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/869","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=869"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/869\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":870,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/869\/revisions\/870"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/867"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=869"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=869"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=869"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}