{"id":7829,"date":"2025-10-22T15:28:42","date_gmt":"2025-10-22T14:28:42","guid":{"rendered":"https:\/\/solidaritas.news\/?p=7829"},"modified":"2025-11-01T15:29:04","modified_gmt":"2025-11-01T15:29:04","slug":"membangun-karakter-asn-yang-religius-dan-berintegritas-melalui-gerakan-etam-mengaji","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/2025\/10\/22\/membangun-karakter-asn-yang-religius-dan-berintegritas-melalui-gerakan-etam-mengaji\/","title":{"rendered":"Membangun Karakter ASN yang Religius dan Berintegritas melalui Gerakan Etam Mengaji"},"content":{"rendered":"<p><strong>Kutai Kartanegara, Solidaritas<\/strong> &#8211; Nilai spiritual yang kuat akan berpengaruh positif terhadap kinerja dan pelayanan publik di tingkat masyarakat maupun desa. Dengan memiliki landasan spiritual yang kokoh, aparatur sipil negara (ASN) dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik dan lebih ikhlas sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kepuasan masyarakat.<\/p>\n<p>Arianto Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar) mengatakan Gerakan Etam (Gema) Mengaji bukan hanya sekadar program semata, tetapi merupakan upaya untuk membentuk karakter ASN yang religius, berintegritas, dan berakhlak mulia.\u00a0 Harapanya ASN dapat menjadi role model bagi masyarakat dan berperan aktif dalam membangun masyarakat yang lebih baik.<\/p>\n<p>&#8220;DPMD Kukar Komitmen Jalankan Gerakan Etam Mengaji untuk Meningkatkan Kecintaan terhadap Al-Qur&#8217;an,&#8221;Kata Arianto, Rabu (22\/10\/2025).<\/p>\n<p>Selain itu lanjut Arianto, Kami di DPMD Kukar berkomitmen menjalankan peraturan daerah terkait Gerakan Etam Mengaji. Setiap hari selalu ada kegiatan mengaji bersama.\u00a0 Bahkan bagi teman-teman yang belum bisa mengaji,\u00a0 telah disiapkan guru agar mereka dapat belajar dari dasar.<\/p>\n<p>Arianto menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pihaknya dalam menanamkan nilai-nilai spiritual dan mendukung implementasi Peraturan Daerah tentang Gerakan Etam Mengaji. Menurutnya, Gema bukan sekadar program seremonial, tetapi bentuk pembiasaan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur&#8217;an di lingkungan kerja.<\/p>\n<p>DPMD Kukar percaya bahwa nilai spiritual yang kuat akan membawa dampak positif bagi kinerja dan pelayanan publik. Oleh karena itu, kami akan terus mendukung dan mengembangkan program-program keagamaan yang dapat meningkatkan kualitas spiritual ASN.<\/p>\n<p>Melalui\u00a0 Gerakan Etam Mengaji, diharapkan ASN di lingkungan DPMD Kukar dapat menjadi lebih peduli terhadap masyarakat dan lebih profesional dalam menjalankan tugasnya, dan tujuanya tentu\u00a0 berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kepuasan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah, beberapa teman kami di DPMD Kukar kemarin berhasil naik tingkat dalam kemampuan mengaji. Ini menjadi bukti nyata bahwa semangat Gema benar-benar hidup di DPMD Kukar,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur\u2019an, tetapi juga membentuk karakter ASN yang religius, berintegritas, dan berakhlak mulia.<\/p>\n<p>\u201cKe depan, kami akan terus mendorong dan berupaya agar Gerakan Etam Mengaji ini tetap eksis dan berkembang di lingkungan DPMD Kukar. Kami ingin membuktikan bahwa dinas tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan administrasi, tetapi juga pembangunan moral dan spiritual,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Dengan komitmen dan upaya yang kuat, DPMD Kukar yakin bahwa Gerakan Etam Mengaji dapat menjadi salah satu program unggulan yang dapat meningkatkan kualitas spiritual ASN dan pelayanan publik di Kabupaten Kutai Kartanegara. ADV\/DPMD Kukar\/IL<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kutai Kartanegara, Solidaritas &#8211; Nilai spiritual yang kuat akan berpengaruh positif terhadap kinerja dan pelayanan publik di tingkat masyarakat maupun desa. Dengan memiliki landasan spiritual yang kokoh, aparatur sipil negara (ASN) dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik dan lebih ikhlas sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kepuasan masyarakat. Arianto Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7830,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-7829","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7829","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7829"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7829\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7831,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7829\/revisions\/7831"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7830"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7829"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7829"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7829"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}