{"id":699,"date":"2024-01-10T06:49:46","date_gmt":"2024-01-10T06:49:46","guid":{"rendered":"https:\/\/solidaritas.news\/?p=699"},"modified":"2024-01-14T07:02:44","modified_gmt":"2024-01-14T07:02:44","slug":"surat-suara-robek-dan-noda-tinta-dominasi-kerusakan-surat-suara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/2024\/01\/10\/surat-suara-robek-dan-noda-tinta-dominasi-kerusakan-surat-suara\/","title":{"rendered":"Surat Suara Robek dan Noda Tinta Dominasi Kerusakan Surat Suara"},"content":{"rendered":"<p><strong>Samarinda,<\/strong> Proses sortir dan pelipatan surat suara di Samarinda ditemukan ratusan surat suara untuk pemilihan DPRD kota Samarinda tidak layak pakai\u00a0 karena rusak, kerusakan yang ditemukan diduga akibat proses dalam percetakan, karena surat suara ditemukan terdapat noda tinta di surat suara dan robek.<\/p>\n<p>Ini setelah dilakukan penyortiran\u00a0 dan pelipatan surat suara yang dijaga ketat oleh petugas kepolisian dari brimob polda kaltim dan polresta Samarinda,\u00a0 selama empat hari terakhir, \u00a0Komisi Pemilihan Umum Kota Samarinda akhirnya menemukan ratusan surat suara rusak untuk pemilihan anggota legislatif DPRD kota Samarinda yang rusak.<\/p>\n<figure id=\"attachment_701\" aria-describedby=\"caption-attachment-701\" style=\"width: 462px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-701\" src=\"http:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapshot51-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"462\" height=\"260\" srcset=\"https:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapshot51-300x169.jpg 300w, https:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapshot51-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapshot51-768x432.jpg 768w, https:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapshot51-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapshot51-750x422.jpg 750w, https:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapshot51-1140x641.jpg 1140w, https:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapshot51.bmp 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 462px) 100vw, 462px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-701\" class=\"wp-caption-text\">Anggota Bawaslu Kaltim galih Akbar Tanjung dan Anggota KPU K0ta Samarinda Nina Mawardah melakukan pengawasan, foto,Bejo<\/figcaption><\/figure>\n<p>Anggota Bawaslu Kaltim Galih Akbar Tanjung yang melakukan pemeriksaan mengatakan bahwa surat suara yang rusak ini nantinya dikumpulkan kemudian nantinya dibuat berita acara untuk segera dilakukan permintaan pergantian surat suara ke KPU Pusat.<\/p>\n<p>Bawaslu akan mencatat kerusakan kerusakan yang ada saat ini, dan Bawaslu juga memantau ada 10 kerusakan maka nanti permintaanya juga harus 10 dan itu kita akan melakukan pengawasan dalam proses pengajuan kembali pengambilan dan proses pengirimanya,\u201d kata Galih Selasa (10\/01\/2024).<\/p>\n<p>Sementara itu anggota Komisi Pemilihan Umum Kota Samarinda Bidang Hukum dan Pengawasan\u00a0 Nina Mawaddah mengatakan bahwa surat suara yang rusak ditemukan petugas KPU Samarinda yang melakukan penyortiran di gudang KPU empat hari terakhir, surat suara yang rusak akan segera diganti sebelum pelaksanaan pemilu legislatif dan presiden 14 februari mendatang.<\/p>\n<p>Nina mengatakan bahwa kerusakan surat suara untuk pemilihan anggota legislatif DPRD Kota Samarinda masih dalam batas wajar, surat suara yang rusak segera dimintakan ganti pada rekanan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_702\" aria-describedby=\"caption-attachment-702\" style=\"width: 392px\" class=\"wp-caption alignright\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-702\" src=\"http:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapshot50-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"392\" height=\"221\" srcset=\"https:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapshot50-300x169.jpg 300w, https:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapshot50-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapshot50-768x432.jpg 768w, https:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapshot50-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapshot50-750x422.jpg 750w, https:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapshot50-1140x641.jpg 1140w, https:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapshot50.bmp 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 392px) 100vw, 392px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-702\" class=\"wp-caption-text\">Proses pelipatan surat suara diperkirakan akan berlangsung selama dua pekan Foto, Bejo<\/figcaption><\/figure>\n<p>\u201cMasih belum karea kami ketahui jumlahnya namun nanti KPU Kota Samarinda akan melakukan doble cek lagi surat suara yang rusak, karena ini masih dari pengawas KPU yang melakukan pengawasan untuk selanjutnya untuk suara yang rusak, \u00a0nanti dari kami pimpinan KPU RI \/ Komisioner KPU Samarinda akan melakukan cek lagi untuk surat suara yang rusak ,\u201d Kata Nina Mawaddah anggota KPU kota Samarinda bidang hukum dan pengawasan .<\/p>\n<p>Sementara itu sejak senin (8\/1\/2024), KPU Kota Samarinda telah memulai proses sortir dan pelipatan suara dengan melibatkan 250 petugas yang direkrut khusus melakukan pelipatan dan penyortiran di gudang KPU Kota Samarinda di kawasan pergudangan jalan Ir Sutami.<\/p>\n<p>Pada pemilu Legislatif dan Presiden kota Samarinda, \u00a0jumlah\u00a0 DPT yang telah terdaftar berjumlah\u00a0 604.420 pemilih , dengan 2.563 tps, \u00a0meliputi 2.549 tps reguler dan 14 tps di lokasi khusus. Bejo<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Samarinda, Proses sortir dan pelipatan surat suara di Samarinda ditemukan ratusan surat suara untuk pemilihan DPRD kota Samarinda tidak layak pakai\u00a0 karena rusak, kerusakan yang ditemukan diduga akibat proses dalam percetakan, karena surat suara ditemukan terdapat noda tinta di surat suara dan robek. Ini setelah dilakukan penyortiran\u00a0 dan pelipatan surat suara yang dijaga ketat oleh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":700,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-699","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/699","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=699"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/699\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":703,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/699\/revisions\/703"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/700"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=699"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=699"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=699"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}