{"id":602,"date":"2024-01-06T14:47:54","date_gmt":"2024-01-06T14:47:54","guid":{"rendered":"https:\/\/solidaritas.news\/?p=602"},"modified":"2024-01-15T01:26:03","modified_gmt":"2024-01-15T01:26:03","slug":"diduga-konsleting-listrik-5-di-samarinda-bangunan-hangus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/2024\/01\/06\/diduga-konsleting-listrik-5-di-samarinda-bangunan-hangus\/","title":{"rendered":"Diduga Konsleting Listrik, 5 Bangunan di Samarinda Hangus"},"content":{"rendered":"<p><strong>Samarinda,<\/strong> 5 bangunan rumah di kawasan padat penduduk Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), mengalami kebakaran pada Sabtu 6 Januari 2024. Penyebab kebakaran diduga karena konsleting listrik dirumah warga yang diduga ditinggal pergi.<\/p>\n<p>Kejadian berawal saat api tiba-tiba muncul dan membesar di Gang Tukang, Jalan RE Martadinata, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu, sekitar pukul 15.50 WITA. Lokasi asal api berada di tengah-tengah pemukiman padat penduduk.<\/p>\n<p>\u201cApi tiba-tiba muncul dan langsung membesar di bangunan ditengah-tengah pemukiman padat penduduk,\u201d ujar saksi mata bernama Dewi, salah satu warga yang rumahnya ikut hangus terbakar, kepada Solidaritas.net di lokasi kejadian.<\/p>\n<p>Kondisi jalan yang sempit ditambah banyaknya warga yang berkerumun ingin menonton, membuat petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda kesulitan mencapai lokasi kebakaran.<\/p>\n<p>\u201cLokasi asal api yang berada ditengah tengah pemukiman warga dan banyaknya warga yang menonton membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan untuk mencapai titik api,\u201d ucap Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Disdamkar Samarinda, Muhammad Teguh, di lokasi kejadian.<\/p>\n<p>Selain itu, minimnya pasokan air di sekitar lokasi kebakaran juga mempersulit upaya pemadaman. Butuh waktu sekitar 1 jam bagi petugas untuk dapat memadamkan api sepenuhnya.<\/p>\n<p>Dari pantauan di lokasi, terdapat 5 rumah yang hangus terbakar akibat insiden ini. Seluruhnya berupa rumah non-permanen terbuat dari kayu dan beratap seng.<\/p>\n<p>\u201cJumlah rumah yang terbakar adalah 5 rumah. Semuanya rumah non-permanen terbuat dari kayu,\u201d imbuh Teguh.<\/p>\n<p>Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun diperkirakan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah karena seluruh harta benda penghuni ikut musnah.<\/p>\n<p>Teguh menduga penyebab kebakaran adalah konsleting listrik, meski masih memerlukan investigasi lebih lanjut. \u201cMasih harus dilakukan penyelidikan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Petugas gabungan dari kepolisian dan Disdamkar Samarinda melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran yang menimpa warga. Semoga saja warga yang menjadi korban dapat segera pulih dari musibah ini.Red<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Samarinda, 5 bangunan rumah di kawasan padat penduduk Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), mengalami kebakaran pada Sabtu 6 Januari 2024. Penyebab kebakaran diduga karena konsleting listrik dirumah warga yang diduga ditinggal pergi. Kejadian berawal saat api tiba-tiba muncul dan membesar di Gang Tukang, Jalan RE Martadinata, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu, sekitar pukul 15.50 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":603,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[31,34],"tags":[50,107,108],"class_list":["post-602","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kalimantan-timur","category-kota-samarinda","tag-samarinda","tag-kebakaran","tag-pemadam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/602","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=602"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/602\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":718,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/602\/revisions\/718"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/603"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=602"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=602"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=602"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}