{"id":5696,"date":"2025-05-11T23:55:08","date_gmt":"2025-05-11T22:55:08","guid":{"rendered":"https:\/\/solidaritas.news\/?p=5696"},"modified":"2025-06-15T17:03:44","modified_gmt":"2025-06-15T16:03:44","slug":"sunggono-harap-maluhu-pertahankan-identitas-budaya-untuk-fondasi-pembangunan-yang-merata-dan-adil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/2025\/05\/11\/sunggono-harap-maluhu-pertahankan-identitas-budaya-untuk-fondasi-pembangunan-yang-merata-dan-adil\/","title":{"rendered":"Sunggono Harap Maluhu Pertahankan Identitas Budaya untuk Fondasi Pembangunan yang Merata dan Adil."},"content":{"rendered":"<p><strong>Kutai Kartanegara, Solidaritas<\/strong> &#8211; Kelurahan Maluhu menjadi salah satu kelurahan yang terus berkembang dan maju diwilayah Kutai Kartanegara,\u00a0 tidak hanya berkembang dari sisi infrastruktur, tetapi juga tumbuh kuat dari semangat kebersamaan dan budaya yang hidup di tengah warganya. Ini menunjukkan bahwa kemajuan Maluhu tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kekuatan sosial dan budaya masyarakatnya.<\/p>\n<p>Melihat hal ini sekretaris daerah Kutai Kartanegara Sunggono mengharapkan agar kelurahan Maluhu dapat mempertahankan ini sebagai identitas budaya untuk fondasi pembangunan yang merata dan adil.<\/p>\n<p>&#8220;Semua ini menjadi bukti nyata bahwa Maluhu tidak hanya berkembang dari sisi infrastruktur, tetapi juga tumbuh kuat dari semangat kebersamaan dan budaya yang hidup di tengah warganya,\u201d kata Sunggono Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara, yang hadir mewakili Bupati Edi Damansyah untuk membuka\u00a0 perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Kelurahan Maluhu\u00a0di Panggung Sasana Krida Bhakti, Kecamatan Tenggarong, Minggu malam (11\/5\/2025).<\/p>\n<p>\u201cSemoga di usia yang semakin matang ini, Maluhu terus tumbuh menjadi kelurahan yang maju, guyub, dan menjadi teladan dalam membangun kebersamaan di tengah keberagaman,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sunggono mengapresiasi tema perayaan tahun ini, \u201cSemarak HUT Maluhu 2025,\u201d yang mencerminkan semangat masyarakat yang dinamis dan berakar kuat pada nilai-nilai budaya. Ia menekankan bahwa peringatan HUT Maluhu bukan sekadar seremonial, tetapi wadah untuk memperkuat gotong royong dan membangun kebersamaan.<\/p>\n<p>Rangkaian kegiatan yang akan berlangsung meliputi pawai budaya, syukuran tumpeng, pentas seni, dan berbagai lomba olahraga yang melibatkan partisipasi warga lintas usia. \u201cSemua ini menjadi bukti nyata bahwa Maluhu tidak hanya berkembang dari sisi infrastruktur, tetapi juga tumbuh kuat dari semangat kebersamaan dan budaya yang hidup di tengah warganya,\u201d tambah Sunggono.<\/p>\n<p>Saat ini lanjut Sunggono Kelurahan Maluhu memiliki banyak sekali perkembangan seperti masifnya pembangunan Infrastruktur yang memadai seperyti pembangunan embung dan lainnya, kemudian ada semangat kebersamaan gotong royong dan kerja sama antar warga dan kekayaan budaya lokal yang hidup dan berkembang di masyarakat<\/p>\n<p>Dengan demikian, Maluhu menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kemajuan yang berbasis pada kekuatan sosial dan budaya masyarakat.<\/p>\n<p>Sunggono, menyampaikan ucapan selamat dan harapan besar bagi masa depan Kelurahan Maluhu, apalagi dilihat saat ini masyarakat sangat antusias mengikuti berbagai kegiatan dengan penuh semangat.<\/p>\n<p>Dengan perayaan ini, Kelurahan Maluhu diharapkan terus tumbuh menjadi kelurahan yang maju, guyub, dan menjadi teladan dalam membangun kebersamaan di tengah keberagaman. ADV\/Diskominfo Kukar\/IL<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kutai Kartanegara, Solidaritas &#8211; Kelurahan Maluhu menjadi salah satu kelurahan yang terus berkembang dan maju diwilayah Kutai Kartanegara,\u00a0 tidak hanya berkembang dari sisi infrastruktur, tetapi juga tumbuh kuat dari semangat kebersamaan dan budaya yang hidup di tengah warganya. Ini menunjukkan bahwa kemajuan Maluhu tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kekuatan sosial dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5697,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[],"class_list":["post-5696","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kutai-kartanegara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5696","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5696"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5696\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6262,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5696\/revisions\/6262"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5697"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5696"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5696"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5696"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}