{"id":4316,"date":"2025-02-22T02:22:45","date_gmt":"2025-02-22T02:22:45","guid":{"rendered":"https:\/\/solidaritas.news\/?p=4316"},"modified":"2025-03-04T02:31:07","modified_gmt":"2025-03-04T02:31:07","slug":"pabrik-pengolahan-rumput-laut-di-kecamatan-muara-badak-kukar-bakal-beroperasi-tahun-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/2025\/02\/22\/pabrik-pengolahan-rumput-laut-di-kecamatan-muara-badak-kukar-bakal-beroperasi-tahun-ini\/","title":{"rendered":"Pabrik Pengolahan Rumput Laut di Kecamatan Muara Badak Kukar Bakal Beroperasi Tahun Ini"},"content":{"rendered":"<p><strong>Kutai Kartanegara,Solidaritas &#8211;\u00a0<\/strong>Rumput laut merupakan komoditas perikanan andalan Indonesia yang potensial untuk dikembangkan. Indonesia merupakan salah satu produsen rumput laut terbesar di dunia.<\/p>\n<p>Selama bertahun-tahun, rumput laut selalu menjadi komoditas andalan bagi Indonesia untuk dijajakan di pasar ekspor. Gelar sebagai negara eksportir nomor satu di dunia pun diraih Indonesia, karena didukung oleh produksi yang terus meningkat dan terbanyak di dunia.<\/p>\n<p>Melihat Potensi yang cukup besar Kecamatan Muara Badak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kutai kartaneagra memastikan bahwa Pabrik pengelolaan Rumput Laut yang berada di Kecamatan Muara Badak bakal beroperasi tahun ini .<\/p>\n<p>Saat ini Progres pembangunan pabrik pengolahan rumput laut garapan Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara telah rampung mencapai 100 persen.<\/p>\n<p>Hal ini diungkapkan Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar Sayid Fathullah dikantornya Jumat (21\/2\/2025).<\/p>\n<p>Lebih lanjut Sayid mengatakan bahwa pabrik bagi petani rumput laut di Muara Badak ini rencananya akan diresmikan pada tahun 2025 ini.<\/p>\n<p>Pembangunan pabrik ini telah rampung secara keseluruhan. Mulai dari pemasangan mesin, hingga fasilitas penunjangnya.<\/p>\n<p>Fathul menerangkan, pabrik pengolahan rumput laut ini memiliki kapasitas produk 20 ton per harinya.<\/p>\n<p>Sehingga kehadiran pabrik pengolahan rumput laut ini diharapkan dapat memberikan efek domino bagi warga lokal yang berprofesi sebagai petani rumput laut.<\/p>\n<p>Khususnya memperkuat hilirisasinya, hingga ke sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan industri.<\/p>\n<p>&#8220;Kehadiran pabrik ini diharapkan bisa meningkatkan harga jual rumput laut. Kami juga ingin memberi peluang bagi petani milenial dan pelaku UMKM, baik di Muara Badak maupun di Kukar secara luas,&#8221; jelas Fathul.<\/p>\n<p>Saat ini Disperindag Kukar tengah memastikan operasional pabrik berfungsi optimal melalui tahapan uji coba. Diketahui fungsi mesin yang ada di pabrik ini nantinya akan mengolah rumput laut kering menjadi powder atau bubuk.<\/p>\n<p>&#8220;Kami pastikan melalui conditioning atau uji coba pengoperasian pabrik dari pihak ketiga sebelum melakukan peresmian,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Sementara itu Menteri Investasi dan Hilirisasi\/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani bahwa berdasdarkan penelitian rumput laut bisa dimanfaatkan atau berpotensi dikembangkan sebagai bioavtur dari rumput laut.<\/p>\n<p>&#8220;Karena rumput laut ini memang tersebarnya hampir di seluruh Indonesia. Terutama di kawasan Bali, NTT, dan juga Timur,&#8221; kata Rosan.<\/p>\n<p>Menurut Rosan, potensi pengembangan sangat besar, apalagi produksi rumput laut Indonesia menjadi yang terbesar. Jadi diyakini pasokan rumput laut dalam negeri cukup untuk dikembangkan menjadi bioavtur.<\/p>\n<p>&#8220;Sangat cukup. Kita Untuk rumput laut ini, kita ini nomor 2 penghasil terbesar di dunia. Tetapi untuk rumput laut tropis, kita nomor 1 terbesar di dunia,&#8221; tegas dia. Adv\/Hr<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kutai Kartanegara,Solidaritas &#8211;\u00a0Rumput laut merupakan komoditas perikanan andalan Indonesia yang potensial untuk dikembangkan. Indonesia merupakan salah satu produsen rumput laut terbesar di dunia. Selama bertahun-tahun, rumput laut selalu menjadi komoditas andalan bagi Indonesia untuk dijajakan di pasar ekspor. Gelar sebagai negara eksportir nomor satu di dunia pun diraih Indonesia, karena didukung oleh produksi yang terus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4348,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-4316","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4316","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4316"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4316\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4349,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4316\/revisions\/4349"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4348"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4316"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4316"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4316"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}