{"id":2533,"date":"2024-08-17T15:39:45","date_gmt":"2024-08-17T14:39:45","guid":{"rendered":"https:\/\/solidaritas.news\/?p=2533"},"modified":"2024-08-18T15:52:17","modified_gmt":"2024-08-18T14:52:17","slug":"rayakan-detik-detik-proklamasi-warga-dan-relawan-samarinda-kibarkan-merah-putih-dengan-mobil-tangga-pemadam-kebakaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/2024\/08\/17\/rayakan-detik-detik-proklamasi-warga-dan-relawan-samarinda-kibarkan-merah-putih-dengan-mobil-tangga-pemadam-kebakaran\/","title":{"rendered":"Rayakan Detik-Detik Proklamasi , Warga Dan Relawan Samarinda Kibarkan Merah Putih dengan Mobil Tangga Pemadam Kebakaran"},"content":{"rendered":"<p><strong>Samarinda, Solidaritas<\/strong> &#8211; Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda pada Sabtu, 17 Agustus 2024, pagi tak mampu memadamkan semangat ratusan warga dan petugas yang berkumpul di pusat kota untuk memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79.<\/p>\n<p>Acara yang berlangsung di Simpang Empat Vorvo Lembuswana Samarinda ini menjadi bukti nyata bahwa semangat nasionalisme masih berkobar di hati masyarakat Kota Tepian.<\/p>\n<p>Tepat pukul 10.00 WITA, bunyi sirine yang berasal dari mobil pemadam milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda memecah keheningan, menandai dimulainya peringatan detik-detik Proklamasi.<\/p>\n<p>Meski langit masih menurunkan hujan, semangat para peserta yang terdiri dari petugas pemadam kebakaran, relawan masyarakat, TNI, dan Polri tetap tak tergoyahkan.<\/p>\n<p>Peringatan detik-detik Proklamasi di Samarinda tahun 2024 ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tetap berkobar, tak peduli hujan atau panas.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2534\" aria-describedby=\"caption-attachment-2534\" style=\"width: 571px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-2534\" src=\"http:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/WhatsApp-Image-2024-08-18-at-22.45.47-300x162.jpeg\" alt=\"\" width=\"571\" height=\"308\" srcset=\"https:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/WhatsApp-Image-2024-08-18-at-22.45.47-300x162.jpeg 300w, https:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/WhatsApp-Image-2024-08-18-at-22.45.47-1024x551.jpeg 1024w, https:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/WhatsApp-Image-2024-08-18-at-22.45.47-768x414.jpeg 768w, https:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/WhatsApp-Image-2024-08-18-at-22.45.47-750x404.jpeg 750w, https:\/\/solidaritas.news\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/WhatsApp-Image-2024-08-18-at-22.45.47.jpeg 1077w\" sizes=\"auto, (max-width: 571px) 100vw, 571px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2534\" class=\"wp-caption-text\">Hujan deras tidak menyurutkan semangat para peserta untuk memberikan penghoirmatan kepada sang saka merah putih Foto , Bejo<\/figcaption><\/figure>\n<p>Joko Kiswanto, Koordinator Aksi Relawan Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Samarinda, mengungkapkan kegembiraannya melihat antusiasme warga.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah, dukungannya luar biasa. Walaupun hujan cukup deras, khususnya para relawan dan warga Kota Samarinda tetap antusias mengikuti detik-detik Proklamasi,\u201d ujarnya dengan bangga.<\/p>\n<p>Tahun ini, peringatan detik-detik Proklamasi di Samarinda menghadirkan atraksi yang menarik perhatian.<\/p>\n<p>Hendra AH, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, menjelaskan bahwa mereka menurunkan mobil tangga untuk mengibarkan bendera Merah Putih di puncak tertinggi kota.<\/p>\n<p>\u201cKarena posisi 79 adalah angka yang tinggi, jadi sekali-kali kami menggunakan mobil tangga untuk menaikkan benderanya,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Momen yang paling mengharukan terjadi saat seluruh peserta, termasuk warga yang sengaja datang dan para pengendara yang spontan berhenti, bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya.<\/p>\n<p>Suasana khidmat tercipta ketika bendera Merah Putih dikibarkan menggunakan mobil tangga, dengan seluruh hadirin memberikan penghormatan.<\/p>\n<p>Peringatan ini bukan hanya sekadar ritual tahunan, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bahwa semangat persatuan dan nasionalisme masih kuat di kalangan masyarakat Samarinda.<\/p>\n<p>Para pengendara roda dua maupun empat yang kebetulan melintas pun tak segan untuk berhenti dan ikut memperingati momen bersejarah ini.<\/p>\n<p>Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara relawan, warga, TNI, Polri, dan pemerintah kota Samarinda.<\/p>\n<p>Hendra AH menegaskan bahwa peringatan detik-detik Proklamasi telah menjadi agenda rutin yang selalu dinanti-nantikan.<\/p>\n<p>\u201cSetiap tahun temanya selalu berganti. Tahun ini, kami ingin memberikan apresiasi khusus mengingat peringatan detik-detik Proklamasi dipusatkan di Kalimantan Timur,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Meskipun hujan terus mengguyur, semangat para peserta tak surut. Mereka tetap bertahan hingga acara selesai, menunjukkan dedikasi dan kecintaan terhadap tanah air.<\/p>\n<p>Setelah peringatan berakhir, warga yang tadinya menutup jalan akhirnya membubarkan diri dan kembali melanjutkan perjalanan mereka, membawa semangat kemerdekaan di hati masing-masing.<\/p>\n<p>Peringatan detik-detik Proklamasi di Samarinda tahun ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan tak bisa dibendung oleh cuaca atau kondisi apapun.<\/p>\n<p>Ini juga menunjukkan bahwa masyarakat Samarinda masih menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan dan persatuan yang telah diwariskan oleh para pendiri bangsa.<\/p>\n<p>Berbagai elemen masyarakat. Mulai dari relawan yang mengorganisir acara, petugas pemadam kebakaran yang menyiapkan atraksi pengibaran bendera, hingga warga yang rela berhujan-hujan demi mengikuti prosesi sakral ini. Bejo<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Samarinda, Solidaritas &#8211; Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda pada Sabtu, 17 Agustus 2024, pagi tak mampu memadamkan semangat ratusan warga dan petugas yang berkumpul di pusat kota untuk memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79. Acara yang berlangsung di Simpang Empat Vorvo Lembuswana Samarinda ini menjadi bukti nyata bahwa semangat nasionalisme masih berkobar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2535,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2533","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2533","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2533"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2533\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2537,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2533\/revisions\/2537"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2535"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2533"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2533"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2533"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}