{"id":2364,"date":"2024-08-05T03:30:22","date_gmt":"2024-08-05T02:30:22","guid":{"rendered":"https:\/\/solidaritas.news\/?p=2364"},"modified":"2024-08-05T03:38:48","modified_gmt":"2024-08-05T02:38:48","slug":"diduga-cemburu-supir-bunuh-teman-dekatnya-dan-dibuang-di-tenggarong-seberang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/2024\/08\/05\/diduga-cemburu-supir-bunuh-teman-dekatnya-dan-dibuang-di-tenggarong-seberang\/","title":{"rendered":"Diduga Cemburu, Supir Bunuh Kenalanya dan dibuang di Tenggarong Seberang"},"content":{"rendered":"<p><strong>Kutai Kartanegara,Solidaritas \u2013<\/strong> Diduga cemburu seorang supir truk nekad menghabisi nyawa kenalannya diatas truk yang dikemudikanya, usai menghabisi nyawa kenalanya tersebut\u00a0 sang supir dengan tega langsung membuang jasad wanita yang memiliki dua anak tersebut di tepi jalan poros Samarinda &#8211; Tenggarong dan kemudian kabur keluar kota.<\/p>\n<p>Jasad wanita malang ini kemudian ditemukan warga pada Sabtu (3\/8\/2024) pukul 18.00 wita , Desa Loa Lepuh, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur dalam kondisi mengenaskan dengan luka di mulut.<\/p>\n<p>Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman, melalui Kasat Reskrim AKP Jodi Rachman, Senin (5\/8\/2024) pagi mengatakan AL pelaku diamankan di Pelabuhan Semayang di kota Balikpapan pada Minggu (4\/8\/2024) malam sekitar pukul 23.00 Wita.<\/p>\n<p>Sementara itu korbannya diketahui Bernama NU warga Kota Samarinda yang telah meninggalkan rumah dan sempat dicari-cari oleh pihak keluarga.<\/p>\n<p>NU meninggalkan rumah menggunakan sepeda motor matic. Namun ketika jasadnya ditemukan oleh saksi di semak-semak KM 7 Jalan Poros Tenggarong \u2013 Samarinda Sabtu sore kemarin. Sepeda motor itu sama sekali tidak ada di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan kendaraan korban ditemukan di jalan PM Noor Bersama kunci yang masih menempel di sepeda motor milik korban.<\/p>\n<p>Kasus ini terungkap setelah unit Reskrim Polda Kaltim, Polres Kutai Kartanegara, dan Polresta Samarinda melakukan penyelidikan dan pendalaman disekitar lokasi kejadian.<\/p>\n<p>Dari informasi yang digali media ini. AL diduga membunuh NU dengan cara mencekiknya saat cekcok di dalam truk berwarna orange. Yang mana, AL diketahui bekerja sebagai sopir truk tersebut.<\/p>\n<p>Hal itu diperkuat dengan adanya rekaman CCTV di Jalan PM Noor, tempat AL dan NU janjian bertemu.<\/p>\n<p>\u201cKorban dan terduga pelaku ini janjian ketemu di Jalan PM Noor, Sempaja, Samarinda. Di Jalan PM Noor itu juga kita menemukan sepeda motor scoopy milik korban lengkap dengan kuncinya,\u201d jelas<\/p>\n<p>Sementara penyebab cekcok antara NU dan AL. Diduga karena cemburu. AL naik pitam lantaran NU melarangnya memeriksa handphonenya ketika hendak dipinjam.<\/p>\n<p>Sehingga AL merasa kalau NU memiliki hubungan rahasia dengan pria lain.<\/p>\n<p>Akibatnya, AL yang emosi langsung mencekik NU di Jalan PM Noor itu sekitar pukul 6 sore di dalam truk terebut. Kemudian jasadnya dibuang di Tenggarong Seberang sekitar pukul 8 malam.<\/p>\n<p>\u201cUntuk barang bukti kita amankan parang. Yang digunakan pelaku untuk memotong daun kelapa sawit sebagai penutup tubuh jasad korban,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Usai membuang jasad wanita tersebut. AL langsung berusaha kabur ke Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng). Namun berkat kegigihan apparat Kepolisian. Tak sampai 24 jam, AL berhasil diamankan. (bay)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kutai Kartanegara,Solidaritas \u2013 Diduga cemburu seorang supir truk nekad menghabisi nyawa kenalannya diatas truk yang dikemudikanya, usai menghabisi nyawa kenalanya tersebut\u00a0 sang supir dengan tega langsung membuang jasad wanita yang memiliki dua anak tersebut di tepi jalan poros Samarinda &#8211; Tenggarong dan kemudian kabur keluar kota. Jasad wanita malang ini kemudian ditemukan warga pada Sabtu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2365,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[39],"tags":[],"class_list":["post-2364","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kriminal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2364","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2364"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2364\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2370,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2364\/revisions\/2370"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2365"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2364"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2364"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2364"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}