{"id":12862,"date":"2026-11-05T22:51:37","date_gmt":"2026-11-05T22:51:37","guid":{"rendered":"https:\/\/solidaritas.news\/?p=12862"},"modified":"2026-11-07T15:10:51","modified_gmt":"2026-11-07T15:10:51","slug":"proses-belajar-dua-tahun-untuk-gizi-anak-bangsa-ketua-dprd-ajak-lihat-negara-lain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/2026\/11\/05\/proses-belajar-dua-tahun-untuk-gizi-anak-bangsa-ketua-dprd-ajak-lihat-negara-lain\/","title":{"rendered":"Proses Belajar Dua Tahun untuk Gizi Anak Bangsa, Ketua DPRD Ajak Lihat Negara Lain"},"content":{"rendered":"<div class=\"n6owBd awi2gc\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAIBxAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><strong>Samarinda, Solidaritas &#8211;\u00a0<\/strong> Sebuah perubahan besar tidak pernah terjadi dalam semalam. Begitu pula dengan perjalanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini memasuki tahun kedua pelaksanaannya<!--TgQPHd|||[]-->. Di Kota Samarinda, program berskala raksasa ini diakui masih berada dalam fase adaptasi, sebuah proses pencarian bentuk terbaik yang memerlukan penyempurnaan di sana-sini.<!--TgQPHd|||[]--><\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAIBxAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><\/div>\n<div class=\"n6owBd awi2gc\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAICRAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\">Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah yang ditemui di kantornya mengajak masyarakat untuk melihat dinamika program MBG dengan kacamata yang lebih luas. Baginya, riak dan tantangan yang muncul di lapangan adalah hal yang lumrah untuk sebuah kebijakan baru.<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAICRAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><\/div>\n<div class=\"n6owBd awi2gc\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAICRAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\">Politisi partai Gerindra ini,\u00a0 mencoba membandingkannya dengan program serupa di belahan dunia lain yang membutuhkan waktu puluhan bahkan ratusan tahun untuk mencapai titik mapan.<!--TgQPHd|||[]--><\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAICRAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><\/div>\n<div class=\"n6owBd awi2gc\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAIChAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\">\u201cProgram ini baru dua tahun. Di Amerika sudah 100 tahun, di Cina hampir 75 tahun. Apakah ada masalah? Ya ada. Apalagi ini baru dua tahun,\u201d tutur Helmi memberikan perspektif perbandingan.<!--TgQPHd|||[]--><\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAIChAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\"><\/div>\n<div class=\"n6owBd awi2gc\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAICxAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\">Hal yang paling krusial lanjutnya, bukanlah meratapi kekurangan, melainkan menjaga komitmen untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Tujuannya satu, agar esensi utama dari program ini yaitu peningkatan gizi anak bangsa bisa benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata oleh para siswa.<!--TgQPHd|||[]--><\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAICxAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAICxAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\">\n<div class=\"n6owBd awi2gc\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAIChAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\">Helmi menekankan bahwa setiap kasus memiliki anatomi masalah yang berbeda. Ia memberikan sebuah analogi sederhana tentang kompleksitas di lapangan,\u00a0 bayangkan sebuah dapur katering yang memasok makanan untuk sepuluh sekolah berbeda. Jika terjadi masalah, belum tentu seluruh sekolah mengalami dampak yang sama.<!--TgQPHd|||[]--><\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAIChAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><\/div>\n<div class=\"n6owBd awi2gc\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAICxAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\">\u201cMisalnya ada dapur yang akan memberikan pembagian makanannya kepada 10 sekolah, tapi yang keracunan satu sekolah, yang sembilan tidak. Ada apa itu? Nah, itu yang tidak diketahui,\u201d ujarnya logis.<!--TgQPHd|||[]--><\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAICxAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><\/div>\n<div class=\"n6owBd awi2gc\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAIDBAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\" aria-owns=\"action-menu-parent-container\">Meski begitu, Helmi menegaskan bahwa laporan sekecil apa pun terkait keselamatan konsumsi siswa tidak boleh dianggap angin lalu. Kejadian-kejadian ini harus menjadi momentum krusial bagi penyelenggara untuk memperketat standar operasional prosedur (SOP) dan menaikkan level pengawasan kualitas makanan.<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"n6owBd awi2gc\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAIDBAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\"><\/div>\n<div class=\"n6owBd awi2gc\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAIDRAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\">Helmi menegaskan bahwa pemerintah tidak antikritik. Ia justru sangat terbuka terhadap setiap suara dan keluhan yang disuarakan oleh masyarakat di lapangan. Bagi penyelenggara negara, suara publik adalah cermin jernih untuk melihat berbagai kekurangan tersembunyi yang mungkin luput dari pandangan mata pemerintah.<!--TgQPHd|||[]--><\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAIDhAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\"><\/div>\n<div class=\"n6owBd awi2gc\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAIDhAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\">Namun, ia menitipkan sebuah pesan mendalam. Harapannya, setiap kritik yang dilayangkan harus disertai dengan masukan yang konstruktif, bukan sekadar menghakimi atau membangun sentimen negatif tanpa melihat kompleksitas persoalan secara utuh.<!--TgQPHd|||[]--><\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAIDxAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\"><\/div>\n<div class=\"n6owBd awi2gc\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAIDxAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\">\u201cSaya sepakat kalau kritik tetap diperlukan. Enggak apa-apa kritik, silakan, tapi kritik membangun,\u201d tegas Helmi.<!--TgQPHd|||[]--><\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAIEBAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\"><\/div>\n<div class=\"n6owBd awi2gc\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAIEBAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\">Helmi berharap proses evaluasi total dapat menyentuh setiap lini pelaksanaan dari hulu hingga ke hilir agar sengkarut masalah teknis di lapangan bisa segera terurai. Baginya, urusan perut dan kesehatan anak-anak tidak boleh main-main, dan pengawasannya jauh lebih kompleks dari sekadar apa yang tersaji di piring.<!--TgQPHd|||[]--><\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAIERAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\"><\/div>\n<div class=\"n6owBd awi2gc\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAIERAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\">\u201cPemeriksaan tidak cukup hanya melihat asal makanan, tetapi juga perlu memperhatikan proses pengiriman, penyimpanan, hingga waktu konsumsi,\u201d pungkasnya mengakhiri obrolan.<!--TgQPHd|||[]--><\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAIEhAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\" aria-owns=\"action-menu-parent-container\"><\/div>\n<div class=\"n6owBd awi2gc\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAIEhAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\" aria-owns=\"action-menu-parent-container\">Pada akhirnya, di atas meja-meja kayu ruang kelas, setiap porsi makanan bergizi yang tersaji adalah wujud nyata investasi masa depan untuk generasi yang lebih sehat. Di balik setiap tantangan dan evaluasi hari ini, Samarinda sedang menempuh proses belajar yang berharga demi memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Adv<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-root=\"c\" data-hveid=\"CAAIEhAA\" data-processed=\"true\" data-complete=\"true\" aria-owns=\"action-menu-parent-container\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Samarinda, Solidaritas &#8211;\u00a0 Sebuah perubahan besar tidak pernah terjadi dalam semalam. Begitu pula dengan perjalanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini memasuki tahun kedua pelaksanaannya. Di Kota Samarinda, program berskala raksasa ini diakui masih berada dalam fase adaptasi, sebuah proses pencarian bentuk terbaik yang memerlukan penyempurnaan di sana-sini. Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12863,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-12862","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12862","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12862"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12862\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12864,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12862\/revisions\/12864"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12863"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12862"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12862"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12862"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}