{"id":1146,"date":"2024-02-25T00:23:37","date_gmt":"2024-02-25T00:23:37","guid":{"rendered":"https:\/\/solidaritas.news\/?p=1146"},"modified":"2024-02-26T00:26:36","modified_gmt":"2024-02-26T00:26:36","slug":"1146","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/2024\/02\/25\/1146\/","title":{"rendered":"Operator di Kutai Barat Ditemukan Meninggal Terlindas Dozer"},"content":{"rendered":"<p><strong>Kutai Barat,<\/strong> Kecelakaan kerja menimpa Simon Ahiyate (48), Sabtu 24 Februari 2024 di Pit 24 PT EPN Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur (Kaltim). Akibatnya, Simon meninggal dunia usai terlindas dozer di lokasi kerja.<\/p>\n<p>Kapolres Kubar AKBP Kade Budiyarta, melalui Kasat Reskrim AKP Asriadi mengungkapkan, kecelakaan kerja yang menimpa Simon terjadi sekitar pukul 11.00 Wita.<\/p>\n<p>Menurutnya, kecelakaan kerja itu terjadi di PIT 2A PT EPN Site Kampung Muara Mijan, Kecamatan Tering, Kubar.<\/p>\n<p>AKP Asriadi menyatakan korban yang merupakan warga Linggang Muara Mujan adalah karyawan di perusahaan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cIa bertugas sebagai operator dozer,\u201d ujar AKP Asriadi kepada wartawan, Minggu 25 Februari 2024, sore.<\/p>\n<p>AKP Asriadi menamhkan, dari keterangan sejumlah saksi, Simon telah bekerja sejak pagi membawa dozer. Namun sekitar pukul 11 pagi, sejumlah saksi mencoba menghubungi Simon melalui Handy Talkie (HT).<br \/>\na<br \/>\nSimon tidak merespon dan sejumlah karyawan yang menghubunginya tidak mendapat jawaban.<\/p>\n<p>Padahal, sambung Kasat, dozer yang dibawa Simon terlihat menyala dari kejauhan.<\/p>\n<p>\u201cKarena penasaran, rekan kerja korban mencoba mendatangi untuk mengecek. Dan setibanya disana, rekannya dibuat kaget karena melihat ada sepatu korban tersangkut dibagian belakang roda dozer,\u201d ungkap Asriadi.<\/p>\n<p>Sejumlah saksi lalu mengecek sekeliling dozer. Mereka kemudian menemukan tubuh Simon tepat di kolong doser dengan kondisi meninggal dunia.<\/p>\n<p>Saksi pun langsung melaporkan insiden itu kepada pimpinan perusahaan dan diteruskan ke Polsek Tering dan Polres Kubar.<\/p>\n<p>\u201cSetelah mendapatkan laporan. Saya langsung mengerahkan Unit Inafis dibantu Polsek Tering untuk mengevakuasi korban. Sekaligus melakukan olah TKP,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Proses evakuasi jasad korban berlangsung rumit. Petugas membutuhkan 3 unit exavator untuk mengangkat dozer.<\/p>\n<p>Dua exavator mendorong agar ban roda terangkat. Sementara satu exavator lainnya sebagai pengganjal ban dari bawah.<\/p>\n<p>\u201cHampir 3 jam proses evakuasi. Setelah dozer terangkat. Tim langsung memindahkan tubuh korban yang terlindas. Bahkan akibat kejadian itu, dua kaki korban putus,\u201d urai Asriadi.<\/p>\n<p>Kemudian lanjutnya, jasad Simon pun langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani visum.<\/p>\n<p>Kini, pihak kepolisian melalui Reskrim Polres Kubar masih melakukan penyelidikan atas insiden ini.<\/p>\n<p>Dari hasil pemeriksaan sementara di lokasi kejadian, diduga Simon terlindas saat sedang memeriksa trouble pada bagian bawah dozer.<\/p>\n<p>Diduga, ketika itu dozer yang masih dalam keadaan menyala, bergerak sendiri hingga melindas tubuh Simon.<\/p>\n<p>\u201cTapi terkait itu kita masih selidiki,\u201d pungkas AKP Asriadi. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kutai Barat, Kecelakaan kerja menimpa Simon Ahiyate (48), Sabtu 24 Februari 2024 di Pit 24 PT EPN Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur (Kaltim). Akibatnya, Simon meninggal dunia usai terlindas dozer di lokasi kerja. Kapolres Kubar AKBP Kade Budiyarta, melalui Kasat Reskrim AKP Asriadi mengungkapkan, kecelakaan kerja yang menimpa Simon terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. Menurutnya, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1147,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[31],"tags":[],"class_list":["post-1146","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kalimantan-timur"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1146","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1146"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1146\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1149,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1146\/revisions\/1149"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1147"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1146"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1146"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1146"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}