{"id":11248,"date":"2026-05-27T06:16:53","date_gmt":"2026-05-27T05:16:53","guid":{"rendered":"https:\/\/solidaritas.news\/?p=11248"},"modified":"2026-06-02T06:18:38","modified_gmt":"2026-06-02T05:18:38","slug":"dprd-samarinda-tanggapi-safety-teras-samarinda-tahap-ii-dan-optimalisasi-pad-dari-pengelolaan-kawasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/2026\/05\/27\/dprd-samarinda-tanggapi-safety-teras-samarinda-tahap-ii-dan-optimalisasi-pad-dari-pengelolaan-kawasan\/","title":{"rendered":"DPRD Samarinda Tanggapi Safety Teras Samarinda Tahap II dan Optimalisasi PAD dari Pengelolaan Kawasan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Solidaritas,Samarinda<\/strong> \u2013 Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, menegaskan pentingnya aspek keselamatan dalam pembangunan Teras Samarinda Tahap II sebelum kawasan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.<\/p>\n<p>Menurut Helmi, karakteristik pembangunan tahap kedua berbeda dengan tahap pertama karena berada di sepanjang tepian Sungai Mahakam yang memiliki risiko keselamatan lebih tinggi. Karena itu, seluruh aspek keamanan harus dipastikan memenuhi standar dan prosedur yang berlaku.<\/p>\n<p>\u201cPosisi tahap dua ini berbeda dengan tahap satu karena berada di sepanjang tepian Sungai Mahakam. Tentunya membutuhkan perhatian khusus terkait safety karena menyangkut keselamatan masyarakat. Kami berharap seluruh fasilitas yang dibangun benar-benar sesuai prosedur dan memiliki kualitas yang baik,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia mengungkapkan, jajaran Komisi III DPRD Samarinda juga telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi guna memastikan progres pembangunan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.<\/p>\n<p>Selain tanggapi aspek keselamatan, Helmi turut memberikan perhatian terhadap pengelolaan kawasan Teras Samarinda oleh Perumda Varia Niaga. Ia menekankan bahwa setiap program dan kegiatan yang dijalankan harus berdasarkan kajian yang matang serta mengutamakan skala prioritas yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cKita berharap seluruh kegiatan yang dilakukan Perumda Varia Niaga sesuai dengan prosedur, kajian, dan skala prioritas. Yang paling penting, manfaatnya harus kembali untuk Kota Samarinda,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Terkait pemanfaatan ruang publik seperti area kuliner dan titik berkumpul masyarakat yang melibatkan pelaku UMKM, ia menilai pola kerja sama tersebut dapat terus dikembangkan selama memberikan dampak positif bagi masyarakat serta berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).<\/p>\n<p>Namun demikian, ia juga mengatakan capaian PAD dari pengelolaan Teras Samarinda yang dinilai belum maksimal. Berdasarkan catatan yang diterima DPRD, kawasan tersebut baru menghasilkan PAD sekitar Rp500 juta sepanjang tahun 2025, angka yang dianggap masih jauh dari potensi sebenarnya.<\/p>\n<p>\u201cKita akan lihat sejauh mana fasilitas di sana selama dikelola pihak ketiga. Kalau prospeknya bagus, maka investasi yang masuk ke Samarinda juga bisa meningkat,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Helmi menambahkan, DPRD akan terus melakukan evaluasi bersama komisi terkait guna memastikan pengelolaan kawasan publik tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi daerah.<\/p>\n<p>\u201cHarapannya ada keseimbangan. Di satu sisi mampu meningkatkan kontribusi terhadap PAD, namun di sisi lain tidak memberatkan pelaku UMKM yang berusaha di kawasan tersebut,\u201d pungkasnya.(adv)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Solidaritas,Samarinda \u2013 Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, menegaskan pentingnya aspek keselamatan dalam pembangunan Teras Samarinda Tahap II sebelum kawasan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Menurut Helmi, karakteristik pembangunan tahap kedua berbeda dengan tahap pertama karena berada di sepanjang tepian Sungai Mahakam yang memiliki risiko keselamatan lebih tinggi. Karena itu, seluruh aspek keamanan harus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":11249,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[33],"tags":[],"class_list":["post-11248","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dprd-samarinda"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11248","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11248"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11248\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11250,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11248\/revisions\/11250"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11249"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11248"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11248"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11248"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}