{"id":10558,"date":"2026-04-13T02:10:40","date_gmt":"2026-04-13T01:10:40","guid":{"rendered":"https:\/\/solidaritas.news\/?p=10558"},"modified":"2026-04-13T02:11:09","modified_gmt":"2026-04-13T01:11:09","slug":"wow-panji-jubir-presiden","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/2026\/04\/13\/wow-panji-jubir-presiden\/","title":{"rendered":"Wow! Panji Jubir Presiden"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><strong>Catatan Rizal Effendi<\/strong><\/p>\n<p>INI perlu diketahui Gubernur Haji Rudy Mas\u2019ud (HARUM). Ada putra daerah asal Balikpapan yang mengharumkan marwah Kaltim. Dia berhasil masuk ke lingkaran Istana Presiden. Dia adalah Ir Panji Sukma Nugraha, ST, MM, IPM, CP yang baru saja diangkat menjadi Tenaga Ahli Utama\/Juru Bicara (Jubir) Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia.<\/p>\n<p>KSP adalah lembaga nonstruktural yang sangat bergengsi. Kedudukannya langsung di bawah dan bertanggungjawab\u00a0 kepada Presiden. Saat ini Presiden Prabowo memberikan kepercayaan kepada Muhammad Qodari sebagai Kepala KSP.\u00a0 Sebelumnya Qodari dikenal sebagai pengamat politik dan pendiri lembaga survei Indo Barometer (IB).<\/p>\n<p>Kepala KSP adalah jabatan setingkat Menteri yang memimpin pelaksanaan tugas untuk memberikan dukungan kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam melaksanakan pengendalian program-program prioritas nasional, komunikasi politik dan pengelolaan isu strategis.<\/p>\n<p>Saya sendiri baru tahu Panji masuk KSP setelah melihat postingan Rektor Unmul Prof Abdunnur. Dia mengucapkan selamat kepada Panji atas prestasi tersebut. Kebetulan Panji adalah alumnus S2 Magister Manajemen Fakultas Ekonomi &amp; Bisnis Universitas Mulawarman (FEB Unmul) Angkatan 2019.<\/p>\n<p>Rasanya ini baru pertama kali ada putra Kaltim mendapat kesempatan berkarier di lingkaran Istana. Pasti sudah teruji kapasitas dan integritasnya. Sebab tidak gampang menjadi Jubir Presiden. Punya pengetahuan dan wawasan yang luas serta mampu menangkap\u00a0 dan menterjemahkan segala kebijakan Presiden dengan baik dan tepat.<\/p>\n<p>Kantor KSP berlokasi di Gedung Bina Graha, Jl Veteran No 16, Jakarta Pusat. Gedung ini terletak di dalam kompleks Istana Kepresidenan. Di era Presiden Soeharto, gedung Bina Graha sangat populer. Karena di situ menjadi pusat kendali pemerintahan sehari-hari.<\/p>\n<p>Panji lahir di Balikpapan, 24 Juni 1991. Berarti usianya baru 34 tahun. Dia anak kedua dari 5 saudara dari keluarga tak mampu. Dia tumbuh besar bersama neneknya. \u00a0Ayah sambungnya hanya tukang parkir dan nyambi sebagai tukang servis TV. \u201cMakanya saya ke sekolah kejuruan dan kuliah di jurusan teknik elektro,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Dia menempuh pendidikan mulai dasar sampai S1 di Balikpapan.\u00a0 Setelah jadi murid SDN 011, \u00a0dia melanjutkan ke SMPN6. Lalu ke SMKN I. Dia hampir putus sekolah. Berkat mendapat beasiswa dari perusahaan, akhirnya bisa melanjutkan kuliah di jurusan Teknik Elektro Universitas Balikpapan (Uniba). Setelah lulus S1 Elektro, dia ke Samarinda menempuh program magister manajemen di FEB Unmul.<\/p>\n<p>Teman-temannya mengakui Panji anak yang cerdas dan aktif berorganisasi. Dia selalu menjadi ketua kelas, anggota Pramuka dan \u00a0tim sepakbola sekolah, yang beberapa kali menjuarai turnamen. Gelar insinyur diraih Panji dengan predikat cumlaude dengan IPK 3,54. Predikat yang sama dicapainya pada S2 dengan IPK 3,93. Nyaris sempurna.<\/p>\n<p>Ketika kuliah, Panji pernah terpilih sebagai Ketua Himpunan Jurusan Teknik Elektro (HMTE). Lalu aktif di organisasi ekstra kampus. Dia pernah menjadi Bendahara Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Sebelumnya menjadi Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Kaltim-Kaltara.<\/p>\n<p>Dalam dunia profesional, Panji pernah menjabat sebagai Manajer di PT SatNetCom, Direktur Generral Penta dan GM PT Aneka Hasil Bumi. Serta menjadi<em> founder<\/em> Nusantara Preneur ID.<\/p>\n<p>Karena keaktifan dan kemampuannya multitalenta, Panji juga dipercaya menjadi Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Wakil Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia (PII) serta Wakil bendahara Umum Forum Organisasi Profesi Indonesia (FOPI).<\/p>\n<p>Untuk meningkatkan kadar profesionalismenya, Panji banyak mengikuti pelatihan. Mulai pelatihan kepemimpinan, pelatihan IT &amp; Telekomunikasi, pelatihan perencanaan proyek, pelatihan <em>accountability,<\/em> pelatihan <em>safety<\/em> sampai pelatihan peningkatan produktivitas.<\/p>\n<p>PERNAH MENDEMO SAYA<\/p>\n<p>Ketika saya hubungi kemarin, Panji lagi bertugas di Aceh. Saya dapat nomornya dari anggota DPR RI dapil Kaltim, Syafruddin, yang juga Ketua Partai Kebangkita Bangsa (PKB) Kaltim. Dia juga tokoh PMII Kaltim. Saya juga dibantu Alfian, sesama wartawan dan Ismail, Komisariat PMII Uniba.<\/p>\n<p>Saya ucapkan selamat kepada Panji yang berhasil masuk di KSP. \u201cYa saya mulai aktif bulan ini,\u201d jelasnya. Panji langsung ingat saya ketika masih menjadi Wali Kota Balikpapan. \u201cSaya pernah ikut mendemo Bapak,\u201d katanya mengenang.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Panji mengucapkan terima kasih kepada saya. \u201cSaya berterima kasih sama Bapak karena saya di-support. Awal mula saya ke Jakarta dari Kongres PMII di Balikpapan, yang akhirnya saya masuk di jajaran pengurus pusat,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Karena bertugas di Ibu Kota, terbuka berbagai jaringan yang memungkinkan Panji terus\u00a0 berkarya hingga mendapatkan kepercayaan bergabung di KSP. \u201cPerjuangan yang berdarah-darah,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dia mengikuti semua tahapan seleksi. Mulai pengiriman CV, tes tertulis, pembuatan video monolog, wawancara hingga simulasi debat. \u201cAlhamudillah saya lulus dan mulai menjalankan tugas sejak 6 April 2026 berdasarkan SK yang ditandatangani oleh Kepala KSP, Pak Muhammad Qodari,\u201d kata Panji.<\/p>\n<p>Sebagai Tenaga Ahli Utama sekaligus Juru Bicara, kata Panji, dia bertugas mengawal isu-isu strategis dan program prioritas pemerintah serta memastikan\u00a0 komunikasi kebijakan kepada public dapat tersampaikan secara utuh, berbasis data, dan mudah dipahami masyarakat.<\/p>\n<p>Masuknya Panji di KSP seakan menjawab kegelisahan dirinya ketika menyambut pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Sepaku, Kaltim beberapa waktu lalu.<\/p>\n<p>Panji pernah menulis artikel cukup menarik. Judulnya: \u201cMenagih Janji Kejayaan Tanah Borneo \u00a0untuk Masa Depan Masyarakat Kaltim.\u201d<\/p>\n<p>Dia mengingatkan generasi muda di daerah ini agar menggenjot kualitas SDM-nya agar tidak menjadi penonton di tanahnya sendiri.<\/p>\n<p>\u201cSaya melihat bahwa daerah seperti Balikpapan dan kabupaten\/kota di Kaltim memiliki potensi besar, namun belum sepenuhnya\u00a0 menjadi panggung bagi putra daerah untuk tampil secara maksimal.<\/p>\n<p>Karena itu, baginya, Jakarta bukan sekadar tempat merantau, tetapi ruang untuk menempa diri membangun kapasitas, memperluas jejaring, dan memahami cara\u00a0 kerja kebijakan nasional.<\/p>\n<p>Terus maju Panji. Karier dan prestasimu bisa jadi sebagai pembuka jalan atau penunjuk bukti bahwa putra daerah khususnya putra Kaltim mampu bersaing dengan putra-putra daerah lainnya. \u00a0Bukan seperti pemimpin kita di daerah ini yang memberi kesan mengesampingkan putra daerah sendiri. Tapi bicaranya seakan membela marwah Kaltim.(*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Catatan Rizal Effendi INI perlu diketahui Gubernur Haji Rudy Mas\u2019ud (HARUM). Ada putra daerah asal Balikpapan yang mengharumkan marwah Kaltim. Dia berhasil masuk ke lingkaran Istana Presiden. Dia adalah Ir Panji Sukma Nugraha, ST, MM, IPM, CP yang baru saja diangkat menjadi Tenaga Ahli Utama\/Juru Bicara (Jubir) Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia. KSP adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":10559,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[165],"tags":[],"class_list":["post-10558","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10558","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10558"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10558\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10560,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10558\/revisions\/10560"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10559"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10558"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10558"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10558"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}