{"id":10246,"date":"2026-03-11T14:09:29","date_gmt":"2026-03-11T14:09:29","guid":{"rendered":"https:\/\/solidaritas.news\/?p=10246"},"modified":"2026-03-16T14:28:03","modified_gmt":"2026-03-16T14:28:03","slug":"demi-tenggak-miras-oknum-mengaku-anggota-ormas-tega-palak-pedagang-lalapan-di-samarinda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/2026\/03\/11\/demi-tenggak-miras-oknum-mengaku-anggota-ormas-tega-palak-pedagang-lalapan-di-samarinda\/","title":{"rendered":"Demi Tenggak Miras, Oknum Mengaku Anggota Ormas Tega Palak Pedagang Lalapan di Samarinda"},"content":{"rendered":"<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEIAxAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><strong>Samarinda, Solidaritas &#8211; <\/strong>\u00a0Malam yang sibuk di warung lalapan Al-Fida, Jalan Ahmad Yani, mendadak berubah tegang. Di tengah kepulan asap ayam goreng dan aroma sambal, dua pria datang bukan untuk memesan makanan, melainkan untuk menebar intimidasi.<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEIAxAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEIBRAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\">Berbekal klaim sebagai &#8220;penguasa wilayah&#8221; dan mencatut nama sebuah organisasi kemasyarakatan (ormas), kedua pria ini mendatangi pemilik warung pada Senin (9\/3\/2026) malam. Tanpa basa-basi, mereka meminta jatah uang keamanan sebesar Rp200.000.<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEIBRAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEIBhAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\">&#8220;Pelaku sempat menggertak dan mengaku bahwa dia yang berkuasa di sana dengan mengatasnamakan sebuah organisasi,&#8221; ungkap Kapolsek Sungai Pinang, AKP Aksaruddin Adam, Rabu (11\/3\/2026).<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEIBhAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEIBxAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\">Merasa terpojok dan tak ingin keributan pecah di tempat usahanya, korban terpaksa menyerahkan uang Rp100.000\u2014separuh dari yang diminta. Namun, rasa tak terima atas perlakuan sewenang-wenang itu membuat sang pedagang memberanikan diri melapor ke Polsek Sungai Pinang.<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEIBxAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEICBAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\">Laporan tersebut direspons cepat oleh Unit Reskrim. Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk melacak jejak &#8220;jagoan&#8221; pasar ini. Sekitar pukul 23.40 WITA di hari yang sama, keduanya diringkus di kawasan Jalan Perjuangan, Samarinda Utara.<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEICBAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEICRAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\">Ironisnya, saat diperiksa, terungkap bahwa uang hasil memeras keringat pedagang kecil itu bukan digunakan untuk kebutuhan mendesak. Uang tersebut justru ludes digunakan untuk berpesta minuman keras (miras).<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEICRAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEIChAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\">&#8220;Dari hasil pemeriksaan, perbuatan tersebut sudah beberapa kali dilakukan. Uangnya digunakan untuk membeli minuman keras,&#8221; tambah AKP Aksaruddin.<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEIChAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEICxAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\" aria-owns=\"action-menu-parent-container\">Kini, nyali kedua oknum tersebut menciut di balik jeruji besi. Polisi telah mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV dan sepeda motor yang mereka gunakan saat beraksi.<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEICxAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\" aria-owns=\"action-menu-parent-container\"><\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEICxAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\" aria-owns=\"action-menu-parent-container\">Kasus ini menjadi pengingat tegas bagi siapa pun yang mencoba mengusik ketenangan warga Samarinda dengan kedok &#8220;uang jaga&#8221;, bahwa hukum tidak akan tinggal diam. Red<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Samarinda, Solidaritas &#8211; \u00a0Malam yang sibuk di warung lalapan Al-Fida, Jalan Ahmad Yani, mendadak berubah tegang. Di tengah kepulan asap ayam goreng dan aroma sambal, dua pria datang bukan untuk memesan makanan, melainkan untuk menebar intimidasi. Berbekal klaim sebagai &#8220;penguasa wilayah&#8221; dan mencatut nama sebuah organisasi kemasyarakatan (ormas), kedua pria ini mendatangi pemilik warung pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":10247,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[39],"tags":[],"class_list":["post-10246","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kriminal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10246","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10246"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10246\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10248,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10246\/revisions\/10248"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10247"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10246"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10246"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10246"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}