{"id":10097,"date":"2026-03-04T14:49:58","date_gmt":"2026-03-04T14:49:58","guid":{"rendered":"https:\/\/solidaritas.news\/?p=10097"},"modified":"2026-03-04T14:49:58","modified_gmt":"2026-03-04T14:49:58","slug":"cukup-tunjukkan-ktp-warga-kukar-kini-tak-boleh-ditolak-rumah-sakit-saat-darurat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/2026\/03\/04\/cukup-tunjukkan-ktp-warga-kukar-kini-tak-boleh-ditolak-rumah-sakit-saat-darurat\/","title":{"rendered":"Cukup Tunjukkan KTP, Warga Kukar Kini Tak Boleh Ditolak Rumah Sakit Saat Darurat"},"content":{"rendered":"<div class=\"otQkpb\" role=\"heading\" aria-level=\"3\" data-animation-nesting=\"\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\" data-sae=\"\"><strong>Kutai Kartanegara, Solidaritas\u00a0 &#8211;\u00a0<\/strong> Di tengah kecemasan akan biaya kesehatan yang kian melambung, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) membawa kabar baik yang menenangkan. Kini, tidak ada lagi cerita warga Kukar telantar di depan pintu rumah sakit karena kendala administrasi.<\/div>\n<div role=\"heading\" aria-level=\"3\" data-animation-nesting=\"\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\" data-sae=\"\"><\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEIBRAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\">Kepala Dinas Sosial Kukar, Rinda Desianti, menegaskan bahwa kesehatan adalah hak dasar yang tak bisa ditawar. Terutama dalam kondisi kritis\u2014seperti kecelakaan lalu lintas, serangan jantung, hingga gagal ginjal\u2014pelayanan medis harus mendahului urusan kertas kerja.<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEIBRAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEIBhAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\">&#8220;Warga Kutai Kartanegara bisa berobat gratis hanya dengan menunjukkan KTP. Ini adalah wujud kehadiran negara,&#8221; ujar Rinda dengan tegas, Rabu (4\/3\/2026).<\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEIBxAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><br data-sfc-pl=\"|[]\" data-sfc-cb=\"\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\" \/>Instruksi ini berlaku keras bagi seluruh RSUD di wilayah Kukar. Rinda mengingatkan bahwa pada kasus penyakit <em class=\"eujQNb\" data-sfc-cb=\"\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\">katastropik<\/em> (penyakit berat yang butuh perawatan lama), keterlambatan penanganan bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, aspek kemanusiaan wajib menjadi prioritas utama para tenaga medis.<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEIBxAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEICBAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\">Meski akses dipermudah, Rinda menjelaskan bahwa data penerima bantuan (PBI-JK) bersifat dinamis. Kadang status kepesertaan seseorang bisa nonaktif jika hasil verifikasi menunjukkan peningkatan ekonomi, seperti kepemilikan aset yang dipadankan dengan data OJK.<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEICBAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEICRAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\">Untuk itulah, peran RT, Desa, hingga Kelurahan menjadi sangat krusial. Mereka adalah ujung tombak yang memastikan data di lapangan akurat, sehingga bantuan kesehatan benar-benar jatuh ke tangan yang membutuhkan. Sebagai gambaran, dari sinkronisasi data terbaru, ditemukan 16 orang yang masih terdaftar meski telah meninggal dunia.<\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEIChAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\"><br data-sfc-pl=\"|[]\" data-sfc-cb=\"\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\" \/>Meski saat ini terdapat daftar tunggu untuk reaktivasi kepesertaan, Rinda menjamin hal tersebut bukan alasan bagi rumah sakit untuk menolak pasien. Sinergi antara Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan BPJS Kesehatan terus diperkuat agar warga tidak lagi merasa was-was saat jatuh sakit.<\/div>\n<div data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEICxAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\" aria-owns=\"action-menu-parent-container\"><\/div>\n<div class=\"Y3BBE\" data-sfc-cp=\"\" data-sfc-cb=\"\" data-hveid=\"CAEICxAA\" data-complete=\"true\" data-processed=\"true\" aria-owns=\"action-menu-parent-container\">\u201cMari kita perbaiki data bersama. Dengan data yang akurat, pelayanan akan jauh lebih baik,\u201d pungkasnya. Red<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kutai Kartanegara, Solidaritas\u00a0 &#8211;\u00a0 Di tengah kecemasan akan biaya kesehatan yang kian melambung, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) membawa kabar baik yang menenangkan. Kini, tidak ada lagi cerita warga Kukar telantar di depan pintu rumah sakit karena kendala administrasi. Kepala Dinas Sosial Kukar, Rinda Desianti, menegaskan bahwa kesehatan adalah hak dasar yang tak bisa ditawar. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":10098,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[],"class_list":["post-10097","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kutai-kartanegara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10097","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10097"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10097\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10099,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10097\/revisions\/10099"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10098"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10097"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10097"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/solidaritas.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10097"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}