Kriminal

Minim Bukti, Polisi Kesulitan Identifikasi Jari Tangan didalam Toples

Bagikan

Samarinda, Solidaritas – Teka-teki pemilik tiga potongan jari manusia yang ditemukan dalam toples di Jalan Rimbawan 1, Sungai Kunjang, hingga kini masih menjadi misteri. Meski telah dilakukan pemeriksaan awal, identitas pemilik organ tubuh tersebut belum juga terungkap.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menjelaskan bahwa unit INAFIS telah berupaya melakukan pelacakan identitas di lokasi dan rumah sakit, namun alat pendeteksi belum memberikan hasil.
“Dari pengecekan awal menggunakan alat unit INAFIS, belum bisa dideteksi siapa pemiliknya,” ujar Kombes Pol Hendri Umar, Senin (13/4).

Saat ini, ketiga potongan jari tersebut tengah menjalani proses pembersihan di rumah sakit untuk memaksimalkan pemeriksaan lanjutan. Jika identitas tetap buntu, pihak kepolisian berencana membawa sampel tersebut ke luar daerah.
“Jika belum teridentifikasi, kami akan berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik (Labfor) Polri di Surabaya untuk uji yang lebih mendalam,” tegasnya.

Berdasarkan hasil observasi sementara, polisi menduga potongan tersebut merupakan jari telunjuk, tengah, dan manis dari tangan kanan seorang laki-laki. Namun, kepastian mengenai asal-usul dan penyebab terlepasnya jari tersebut—apakah terkait tindak kriminal atau kecelakaan—masih menunggu hasil lab resmi.
Kasus yang bermula dari temuan tukang kebun bernama Pian pada Sabtu (11/4) lalu ini terus dikawal kepolisian guna memastikan ada tidaknya unsur tindak pidana di balik peristiwa mengerikan tersebut. Red

Bagikan

Related Posts