Samarinda, Solidaritas – Warga Jalan Rimbawan 1, Kecamatan Sungai Kunjang, digegerkan oleh penemuan mengerikan pada Sabtu (11/4) pagi. Sebuah toples berisi tiga potongan jari manusia ditemukan tergeletak di sebuah area kebun.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Pian, seorang tukang kebun yang sedang membersihkan lahan sekitar pukul 09.40 WITA. Saat sedang bekerja, perhatiannya tersita oleh sebuah bungkusan plastik hitam yang mencurigakan.
Karena merasa ada yang tidak beres, Pian mengajak rekannya untuk memeriksa bungkusan tersebut. Setelah dibuka, mereka terkejut menemukan sebuah toples yang di dalamnya berisi potongan organ tubuh.
“Saya ragu, jadi panggil teman buat cek sama-sama. Pas dibuka, ternyata isinya potongan jari,” ungkap Pian.
Sementara itu Agus ketua RT setempat mengatakan bahwa kejadian ini bermula ketika warga yang saat itu membersihkan lahan untuk digunakan untuk dibuat kebun tanaman kebutuhan pokok, tiba tiba menemukan toples yang tertutup lagband .
“Karena curiga , warga tadi langsung mendatangi rumah saya dan kemudian bersama sama membuka toples yang tertutup rapat itu setelah dibuka ternyata isinya jari , temuan ini langsung dilaporkan ke pihak kepolisian untuk ditindak lanjuti,” kata Agus.
Disinggung mengenai adanya warga yang kehilangan jari tangan , Agus mengaku tidak tahu dan tidak pernah menerima laporan ada kejadiaan warga yang kehilangan jarinya.
“Karena sebelum di tanami sayur, lahan kosong ini hanya ditumbuhi ilalang, dan kemungkinan ada orang luar yang nekad membuang potongan tangan itu disini,” jelas Agus.
Pihak kepolisian dari Polresta Samarinda segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pamapta 1 Polresta Samarinda, Ipda Mat Bahri, mengonfirmasi bahwa benda di dalam toples tersebut memang benar jari manusia.
“Ada tiga jari yang ditemukan, yaitu jari telunjuk, tengah, dan manis. Kondisinya masih utuh, namun diperkirakan sudah tersimpan dalam waktu yang cukup lama,” jelas Ipda Mat Bahri.
Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki latar belakang temuan tersebut, termasuk kemungkinan adanya unsur tindak pidana. Potongan jari tersebut telah dievakuasi ke rumah sakit untuk proses identifikasi dan uji laboratorium forensik guna mengungkap identitas pemiliknya. Red









