Kota Samarinda

600 Personel Polresta Samarinda Pastikan Kota Tepian Kondusif Saat Perayaan Paskah

Bagikan

Samarinda, Solidaritas – Sejak fajar menyingsing di Kota Samarinda, suasana di sejumlah gereja tampak berbeda dari hari biasanya. Di balik gerbang-gerbang rumah ibadah, terlihat siluet personel kepolisian yang bersiaga dengan sigap. Mereka hadir bukan untuk menimbulkan kesan tegang, melainkan demi satu tujuan: memastikan setiap jemaat bisa memanjatkan doa dengan tenang.
Pekan ini, kedamaian perayaan Paskah di Samarinda menjadi prioritas utama. Polresta Samarinda mengerahkan kekuatan penuh dengan menerjunkan sekitar 600 personel. Penjagaan ketat ini mengawal seluruh rangkaian ibadah, mulai dari Kamis Putih, Jumat Agung, hingga hari kemenangan Paskah pada Minggu lusa.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, turun langsung memastikan alur pengamanan berjalan sesuai rencana. Ia menegaskan bahwa setiap sudut gereja di wilayah hukumnya telah masuk dalam radar penjagaan.
“Hari ini kami sudah melaksanakan pengamanan di seluruh gereja yang ada di Samarinda. Ini adalah bentuk pelayanan kami untuk memberikan rasa aman kepada saudara-saudara kita yang melaksanakan ibadah,” ujar Hendri, Jumat (3/4/2026).
Fokus pengamanan pun diberikan secara proporsional. Beberapa gereja besar dengan jumlah jemaat yang masif, seperti Gereja Katedral, Gereja Santo Paroki, Gereja Immanuel, Gereja Santo Lukas di Jalan A. Yani, hingga Gereja HKBP Merak, mendapatkan atensi ekstra.
Tak hanya berjaga di gerbang, langkah preventif sudah dilakukan sejak dini hari. Tim dari Batalyon B Sat Brimob Polda Kaltim telah menyisir sudut-sudut gereja melalui proses sterilisasi.
Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada gangguan sekecil apa pun yang dapat mengusik kekhusyukan misa maupun kebaktian.
“Alhamdulillah, sterilisasi sudah berjalan sejak pagi tadi. Kami juga terus berkoordinasi erat dengan pihak pengelola gereja untuk menyesuaikan jadwal ibadah yang ada,” tambah Hendri.
Melalui sinergi antara petugas di lapangan dan partisipasi masyarakat, diharapkan perayaan Paskah tahun ini tidak hanya berjalan tertib secara prosedural, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam tentang toleransi dan keamanan di Kota Samarinda.
“Insya Allah, kami jamin keamanan setiap rangkaian kegiatan hingga hari Minggu nanti,” pungkasnya menutup pembicaraan. Red

Bagikan

Related Posts