Bisnis

Lebaran di Titik Bor: Dedikasi 986 Perwira PDC Jaga Dapur Energi Tetap Mengepul

Bagikan

Jakarta, Solidaritas- Di saat jutaan orang bersiap mudik dan berkumpul bersama keluarga untuk merayakan Idulfitri 1447 H, suasana berbeda menyelimuti rig-rig pengeboran migas di pelosok negeri. Deru mesin pengeboran tak berhenti, begitu pula dengan kesibukan di dapur-dapur lapangan. Di sana, sebanyak 986 personel Food & Lodging Services (FLS) dari PT Patra Drilling Contractor (PDC) memilih tetap siaga, menunda kepulangan demi satu misi: menjaga asupan energi bagi para pejuang devisa.
Bagi para “Perwira” PDC ini, Idulfitri 2026 bukan tentang ketupat di rumah, melainkan tentang memastikan ratusan pekerja di lingkungan Pertamina Group tetap mendapatkan asupan bergizi di tengah tugas berat mereka.
Direktur Operasi dan Marketing PDC, Agam Munawar, menegaskan bahwa peran tenaga kerja katering di lokasi pengeboran sangatlah vital. Tanpa pasokan logistik yang mumpuni, operasional migas nasional bisa terhambat.
“Penyediaan tenaga kerja katering selama Idulfitri adalah bentuk nyata dukungan kami terhadap keberlangsungan operasi pengeboran. Ini lebih dari sekadar tugas, ini adalah tanggung jawab untuk negeri,” ujar Agam.
Komitmen ini bukan tanpa tantangan. Saat akses logistik dari pemasok biasanya terbatas di hari raya, tim FLS PDC harus memastikan stok bahan makanan tetap aman dengan kualitas yang terjaga ketat sesuai SOP.
Pjs. Manager FLS, Rahmat Wijaya, menekankan bahwa aspek kebersihan dan keselamatan kerja tetap menjadi harga mati, meski dalam suasana libur panjang. Baginya, dapur lapangan adalah jantung dari operasional rig.
“Operasi migas tidak boleh terganggu hanya karena kendala konsumsi. Kami memastikan setiap piring yang disajikan memenuhi standar gizi dan kebersihan, agar para pekerja di lapangan tetap bertenaga menjaga produksi migas kita,” jelas Rahmat.
Di penghujung pesannya, Agam Munawar memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi seluruh perwira yang tetap mengenakan seragam kerja di hari kemenangan. Keikhlasan mereka meninggalkan momen berkumpul keluarga menjadi bukti nyata dedikasi tanpa batas.
“Terima kasih atas komitmen para perwira PDC yang tetap bertugas. Berkat Anda, masyarakat luas tetap dapat menikmati ketersediaan energi tanpa hambatan di tengah perayaan Idulfitri,” tutup Agam.
Dedikasi 986 personel ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap tetes bahan bakar yang kita gunakan, ada tangan-tangan yang tetap bekerja di dapur-dapur sunyi pengeboran, memastikan “napas” energi Indonesia tidak pernah terhenti. Red

Bagikan

Related Posts