Samarinda, Solidaritas – Ketua Dewan Kehormatan PWI Kaltim sekaligus jurnalis senior, Intoniswan, menorehkan prestasi gemilang dalam ajang lomba Bridge Mini yang digelar Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Kaltim.
Bertempat di Kantor PWI Kaltim pada Sabtu-Minggu (14-15/2/2026), Intoniswan yang berpasangan dengan Zul keluar sebagai juara pertama setelah tampil dominan sepanjang kompetisi.
Pasangan Intoniswan-Zul sukses mengumpulkan total 48,33 poin. Perolehan tersebut unggul signifikan atas rival terdekat mereka, pasangan Jayadi dan Ady, yang harus puas di posisi kedua dengan raihan 38,33 poin.
Ditemui usai pertandingan, Intoniswan mengungkapkan bahwa kemenangan ini bukan sekadar mengejar trofi, melainkan upaya untuk memacu semangat rekan-rekan wartawan lainnya.
“Kemenangan ini diharapkan mampu memotivasi atlet-atlet bridge PWI Kaltim agar lebih giat berlatih. Apalagi cabang ini rutin dipertandingkan di ajang Porwanas (Pekan Olahraga Wartawan Nasional),” ujarnya.
Ia menambahkan, pembinaan yang berkelanjutan sangat penting mengingat Kaltim selalu konsisten mengirimkan perwakilannya di cabang olahraga asah otak ini. Melalui turnamen rutin di lingkup internal, kualitas dan mental bertanding para atlet diharapkan terus meningkat demi menjaga tradisi prestasi Kaltim di tingkat nasional.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, HM Faisal, yang membuka Pelatihan Bridge Wartawan yang diinisiasi oleh SIWO PWI Kaltim memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan SIWO PWI Kaltim yang mulai melirik cabang olahraga otak ini.
Faisal juga mengatakan bahwa pemerintah provinsi mendukung penuh pengembangan prestasi di segala lini, termasuk di kalangan jurnalis.
”Kami sangat mengapresiasi pelatihan bridge bagi wartawan ini. Harapannya tentu bisa meraih prestasi maksimal. Kalau dari kami (Dispora), targetnya jelas: medali emas,” ujar Faisal dengan optimis.
Sementara itu Ketua PWI Kaltim, Abdurachman Amin, berharap pelatihan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah awal mencetak atlet yang kompeten.
Rahman mengatakan melalui pelatihan ini selain mampu mencari atlit atlit baru yang lebih muda, PWI Kaltim juga menargetkan para peserta mampu bersaing di Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) mendatang.
“Selain membawa nama PWI Kaltim, para jurnalis diharapkan bisa berkontribusi bagi prestasi olahraga Kalimantan Timur secara umum di level nasional,” jelas Rahman
Pelatihan ini melibatkan instruktur dari Pengkot GABSI Samarinda untuk memastikan para wartawan memahami teknik dasar hingga strategi permainan bridge profesional.
Pelatihan ini melibatkan instruktur dari Pengkot GABSI Samarinda untuk memastikan para wartawan memahami teknik dasar hingga strategi permainan bridge profesional.
Red









