News

Semeru Kembali “Batuk”, Pagi yang Abu-abu di Atap Pulau Jawa

Bagikan

Lumajang, Solidaritas – Jumat pagi ini, Gunung Semeru tampaknya sedang ingin menunjukkan eksistensinya. Sang Mahameru yang berdiri gagah di perbatasan Lumajang dan Malang ini dilaporkan mengalami erupsi sebanyak tiga kali berturut-turut dengan tinggi kolom abu yang terus meningkat, hingga menyentuh angka 1 kilometer.
Berdasarkan catatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), rentetan erupsi dimulai sejak fajar menyingsing:
  • Pukul 04.44 WIB: Letusan pertama setinggi 800 meter.
  • Pukul 05.16 WIB: Letusan kedua meningkat menjadi 900 meter.
  • Pukul 05.52 WIB: Letusan ketiga mencapai puncaknya setinggi 1.000 meter.
Petugas Pos Pengamatan, Sigit Rian Alfian, melaporkan bahwa kolom abu tebal berwarna putih hingga kelabu ini dominan tertiup angin ke arah timur. Meski pemandangan ini tampak megah dari kejauhan, status Level III (Siaga) menuntut kewaspadaan tinggi bagi siapa pun yang berada di sekitarnya.
Pihak berwenang mengingatkan warga dan wisatawan untuk tidak bermain-main di zona bahaya. Radius 5 km dari kawah harus steril dari aktivitas, begitu pula sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 km. Ancaman batu pijar dan potensi lahar hujan di aliran sungai seperti Besuk Bang dan Besuk Sat tetap menjadi risiko nyata yang harus diantisipasi.
Bagi kamu yang berada di wilayah terdampak, pastikan selalu memantau aktivitas vulkanik terkini melalui platform resmi MAGMA Indonesia agar tetap aman. Red

Bagikan

Related Posts