Olah Raga

Di Balik Seragam Baru, Danrem 091/ASN Semangati Prajurit Lewat Pencak Silat Militer

Bagikan

Samarinda, Solidaritas – Suasana di Lapangan Markas Korem (Makorem) 091/Aji Surya Natakusuma (ASN) pada Jumat (23/1/2026) terasa sedikit berbeda. Ratusan prajurit TNI AD tampak antusias berlatih Pencak Silat Militer (PSM), sebuah identitas baru bela diri yang kini wajib dikuasai oleh personel TNI Angkatan Darat.
Yang membuat latihan kali ini istimewa adalah kehadiran langsung Komandan Korem (Danrem) 091/ASN, Brigjen TNI Anggara Sitompul. Kehadiran pimpinan di tengah-tengah prajurit ini bukan sekadar kunjungan protokoler, melainkan sebuah bentuk motivasi nyata.
Dukungan Brigjen Anggara Sitompul tidak hanya dalam bentuk moril, tetapi juga materil. Beliau secara simbolis memberikan dukungan penuh berupa distribusi seragam baju PSM yang menjadi identitas resmi bela diri ini. Tujuannya jelas: meningkatkan profesionalisme, keahlian, serta memperkuat fisik dan mental prajurit dalam mengemban tugas negara.
“Dukungan dari Komandan Korem 091/ASN ini diharapkan dapat memotivasi seluruh prajurit untuk terus mengasah kemampuan diri dan menjaga kebugaran fisik serta mental,” bunyi keterangan resmi Korem.
Bagi Danrem, keterampilan PSM adalah bekal penting yang harus terus diasah secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa kemampuan ini tidak boleh hilang hanya karena jarang dipraktikkan.
“Kemampuan dan keterampilan PSM harus terus diasah, dilatihkan, dan dipraktikkan. Dengan pembiasaan yang berkelanjutan, prajurit akan semakin terampil dan siap menghadapi berbagai situasi,” tegas Brigjen Anggara di hadapan para prajuritnya.
Ia juga memiliki harapan ideal agar setiap prajurit menguasai minimal dua keterampilan bela diri. Namun, saat ini, PSM menjadi prioritas utama sesuai petunjuk dari komando atas.
Untuk menjaga kemahiran tersebut, Danrem memberikan instruksi praktis. Setiap kegiatan olahraga di lingkungan Korem 091/ASN wajib diawali dengan sesi pemanasan yang diisi dengan gerakan dasar PSM. Sebuah cara cerdas untuk menjaga memori otot, refleks, dan ketangkasan prajurit tetap tajam.
“Dengan membiasakan PSM dalam setiap jadwal olahraga, prajurit akan selalu ingat gerakan dan semakin mahir,” pungkasnya, menggarisbawahi pentingnya disiplin dalam berlatih.
Kehadiran para pejabat utama Korem, termasuk Kasrem 091/ASN Kolonel Kav Rahyanto Edy Yunianto, turut menyemarakkan suasana latihan yang penuh semangat dan kekeluargaan tersebut. Red

Bagikan

Related Posts