News

Waspada Dampak Bibit Siklon 91W, BPBD Kaltim Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Puncak Musim Hujan

Bagikan

Samarinda, Solidaritas – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi atmosfer terkini. Berdasarkan analisis dinamika atmosfer per 15 Januari 2026 pukul 23.00 WIB, terpantau adanya Bibit Siklon Tropis 91W yang kini berada di Laut Filipina, sebelah utara Maluku. 
Meskipun potensi Bibit Siklon 91W untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan masih dalam kategori Rendah, keberadaannya memberikan dampak langsung pada cuaca di Kalimantan Timur. Fenomena ini memicu pembentukan belokan angin yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan di wilayah “Tanah Etam”. 

Secara umum, BMKG memprakirakan cuaca di Kaltim untuk periode 16 Januari 2026 akan didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan ringan. Berikut rinciannya:
  • Pagi hingga Sore Hari: Cuaca diprediksi Cerah Berawan hingga Berawan di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
  • Malam Hari: Potensi hujan ringan mulai muncul di wilayah Mahakam Ulu, Kota Samarinda, dan Kota Bontang.
  • Dini Hari: Hujan ringan diperkirakan meluas ke wilayah Kutai Timur dan Kutai Kartanegara, termasuk Samarinda dan Mahakam Ulu. 
Kondisi suhu udara berada pada kisaran 16°C (malam) hingga 33°C (siang), dengan kelembapan mencapai 45%–100%. Angin bertiup dari Utara ke Timur dengan kecepatan 8-14 km/jam. Sementara itu, kondisi perairan dilaporkan relatif aman dengan tinggi gelombang kategori rendah (0,5 – 1 meter).

BPBD Kaltim menegaskan bahwa saat ini Kalimantan Timur tengah memasuki Periode Puncak Musim Penghujan. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
“Waspadai potensi banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga pohon tumbang, terutama bagi warga yang bermukim di wilayah rawan bencana,” tulis Muriono dari Pusdalops PB BPBD Prov. Kaltim dalam rilis resminya. 
Pemerintah daerah meminta masyarakat untuk terus memantau informasi perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG atau berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Kalimantan Timur jika terjadi situasi darurat di lingkungan sekitar Red

Bagikan

Related Posts