Kota Samarinda

Wajah Baru Pasar Pagi Menuju Pasar Modern

Bagikan

Samarinda, Solidaritas –  Di tengah hiruk-pikuk pendataan ulang dan pembagian lapak yang tengah berlangsung, aroma optimisme mulai tercium dari koridor-koridor luas bangunan baru Pasar Pagi Samarinda. Proyek yang kini hampir rampung itu tidak hanya memukau dari segi fisik, tetapi juga mulai mencuri hati para calon pengunjungnya.
Bagi warga yang sempat menengok progres pembangunannya, perubahan ini bak bumi dan langit. Penataan kios yang kini lebih teratur dan sistematis mendapat apresiasi positif. Tak ada lagi lorong sempit yang saling berdesakan; bangunan delapan lantai ini menawarkan ruang gerak yang jauh lebih lega.
Transformasi dari pasar tradisional yang identik dengan kesan semrawut menjadi pasar modern nan megah diharapkan mampu mengembalikan kejayaan ekonomi Kota Tepian. Fasilitas eskalator dan pembagian zona barang yang jelas membuat pengalaman belanja menjadi lebih nyaman, tanpa menghilangkan esensi tawar-menawar khas pasar rakyat.
“Saya puas melihat penyusunan kiosnya. Bangunannya jauh lebih luas dan terasa lebih modern. Kalau sudah beroperasi nanti, pasti jadi pasar andalan di Samarinda,” ujar Sri Warga Juanda Samarinda yang sedang mengunjungi pasar pagi kamis (15/1/2026).
Namun, visi pemerintah dan masyarakat rupanya jauh melampaui batas kota. Ada mimpi besar yang disematkan pada bangunan di tepi Sungai Mahakam ini: menjadi pusat grosir terbesar di Kalimantan Timur.
Sri,  mengungkapkan harapannya agar Pasar Pagi tidak hanya sekadar tempat belanja harian, tetapi tumbuh menjadi mercusuar perdagangan regional.
“Kalau di Jakarta ada Mangga Dua, kita harapkan Pasar Pagi ini bisa menjadi Mangga Duanya Kaltim,” tutur Sri dengan penuh harap.
Ia menambahkan bahwa dengan fasilitas yang ada sekarang, Pasar Pagi memiliki potensi besar untuk menjadi pasar induk yang menjadi tujuan utama para pembeli maupun pedagang kecil dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur.
Status sebagai “Pasar Induk” memang bukan hal yang mustahil. Dengan lokasinya yang strategis di jantung ibu kota provinsi dan kapasitas gedung yang kini mampu menampung lebih banyak komoditas secara lengkap, Pasar Pagi diproyeksikan menjadi titik kumpul arus barang bagi wilayah pedalaman hingga pesisir Kaltim.
Kini, saat pengerjaan akhir terus dikebut, harapan besar warga Samarinda adalah melihat pasar ini tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga kuat secara ekonomi—menjadi motor penggerak yang menghubungkan seluruh pelosok Kalimantan Timur dalam satu pusat perdagangan yang modern dan lengkap. Red

Bagikan

Related Posts