DPMD Kabupaten Kutai Kartanegara

Sejarah Baru di Hardesnas 2026: Kutai Kartanegara Resmi Bebas Desa Tertinggal

Bagikan

Kutai Kartanegara, Solidaritas – Peringatan Hari Desa Nasional (Hardesnas) tahun 2026 menjadi momentum bersejarah bagi Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Tepat pada puncak peringatan di Desa Manunggal Jaya, Kamis (15/1/2026), wilayah berjuluk “Tanah Etam” ini secara resmi dinyatakan bebas dari status desa sangat tertinggal maupun desa tertinggal.
Berdasarkan data statistik terbaru, dari total 193 desa yang tersebar di pelosok Kukar, transformasi pembangunan telah mencapai level yang menggembirakan. Tidak ada lagi rapor merah dalam peta kemiskinan maupun ketertinggalan infrastruktur desa di wilayah tersebut.
Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, yang bertindak sebagai Instruktur Upacara, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata keberhasilan visi Kukar Idaman Terbaik. Program strategis dalam misi RPJMD 2025–2029, khususnya pada pilar pemberdayaan masyarakat, dinilai telah berjalan di jalur yang tepat menuju kemandirian ekonomi.
“Ini adalah kerja keras kolektif. Desa-desa di Kukar kini mulai menunjukkan wajah kemandirian dan kesejahteraan yang lebih merata,” ujar Bupati Aulia dalam amanatnya.

Bupati Aulia juga menekankan pentingnya reposisi peran desa dalam struktur kenegaraan. Sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 23 Tahun 2024, desa kini memiliki hak rekognisi yang kuat untuk bertumbuh di atas fondasi kearifan lokal. Desa bukan lagi sekadar objek pembangunan, melainkan subjek utama yang memegang kendali atas kemajuannya sendiri.
“Desa harus diberi kepercayaan penuh karena mereka adalah pihak yang paling memahami kebutuhan warganya. Inilah esensi dari pembangunan yang berdampak luas dan berkelanjutan,” imbuhnya dengan nada optimis.

Peringatan Hardesnas kali ini juga menjadi panggung apresiasi bagi desa dan kelurahan yang telah berjuang di garda terdepan pelayanan publik. Suasana khidmat menyelimuti prosesi penyerahan penghargaan bagi desa berprestasi, termasuk penyerahan Panji-Panji Keberhasilan Pembangunan yang diraih Kabupaten Kukar pada HUT Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 lalu.
Kendati meraih capaian membanggakan, Bupati mengingatkan seluruh perangkat desa agar tidak cepat berpuas diri. Mengingat tantangan masa depan yang kian kompleks, kreativitas dan inovasi dalam mengelola potensi lokal menjadi kunci utama agar desa benar-benar menjadi penggerak ekonomi daerah.
“Semoga pencapaian ini menjadi pemantik semangat baru. Kita harus terus berpacu demi mewujudkan Kutai Kartanegara yang maju, mandiri, dan berdaulat, dengan desa sebagai tulang punggung utamanya,” pungkasnya.
Perayaan di Desa Manunggal Jaya ini membawa pesan kuat bagi seluruh masyarakat: bahwa masa depan gemilang Kutai Kartanegara tidak lagi hanya berpusat di perkotaan, melainkan dimulai dari kekuatan desa-desanya. (Red)

Bagikan

Related Posts