Kutai Timur, Solidaritas – Masyarakat di wilayah Kabupaten Kutai Timur dan sekitarnya diminta untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul kabar kaburnya empat tahanan dari sel tahanan Polsek Sangkulirang pada Kamis (8/1/2026) dini hari sekitar pukul 04.30 WITA.
Pihak Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur melalui Kasi Humas Aiptu Wahyu Winarko telah mengonfirmasi kebenaran kejadian tersebut. Saat ini, kepolisian tengah melakukan pengejaran intensif terhadap keempat tahanan yang kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).
Identitas Tahanan yang Melarikan Diri:
Berdasarkan data laporan kepolisian, berikut adalah identitas keempat tahanan yang kabur:
- Andi A: Tersangka kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat).
- Ahmad Kadafi alias Gesa: Tersangka kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat).
- Alhafsi alias Hafsi: Tersangka kasus penyalahgunaan Narkotika.
- Rudy: Tersangka kasus Pencabulan.
Sehubungan dengan kejadian ini, masyarakat diimbau untuk:
Tetap Tenang namun Waspada: Selalu pastikan rumah dan kendaraan terkunci dengan aman, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar wilayah Sangkulirang dan jalur perlintasan antar-kabupaten.
Jangan Beri Bantuan: Diingatkan kepada siapa pun agar tidak memberikan perlindungan, bantuan logistik, atau menyembunyikan para tahanan tersebut karena dapat dikenakan sanksi hukum.
Segera Melapor: Jika Anda melihat orang dengan ciri-ciri menyerupai para tersangka atau melihat aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar, segera hubungi:
-
- Kantor polisi terdekat.
- Layanan Call Center Polri di nomor 110.
- Atau langsung melapor ke Polres Kutai Timur.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kronologi pelarian tersebut. Peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi sangat diharapkan guna mempercepat proses penangkapan kembali para tahanan demi keamanan bersama. Red









