Samarinda, Solidaritas – Guratan duka menyelimuti kawasan Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, pada Kamis (8/1/2026) petang. Di saat arus lalu lintas sedang padat oleh warga yang pulang beraktivitas, sebuah kecelakaan maut merenggut nyawa seorang pemuda berinisial AB (28).
Tepat saat azan Magrib mulai berkumandang sekitar pukul 18.00 Wita, Jalan Poros Samarinda–Bontang menjadi saksi bisu detik-detik terakhir perjalanan AB. Pria malang tersebut dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlibat kecelakaan tragis yang melibatkan sebuah truk dari arah berlawanan.
Menurut kesaksian Tompo, saksi mata yang berada di lokasi, kejadian berlangsung begitu cepat. AB yang saat itu melaju dari arah Samarinda menuju Bontang diduga kehilangan kendali atas sepeda motornya.
“Dia melaju dari arah Samarinda terjatuh saat menikung, Korban terlepas dari kendaraannya, Motornya terlempar ke sisi jalan, sementara tubuh korban masuk ke bawah kolong truk yang lewat dari arah depan,” kenang Tompo dengan nada getir.
Situasi di lokasi sempat mencekam. Tompo bercerita bahwa dirinya sempat menepi demi menghindari tabrakan susulan, sebelum akhirnya menyadari bahwa AB sudah tidak lagi bernyawa di bawah kendaraan besar tersebut. “Kondisinya sudah meninggal di bawah kolong,” tambahnya.
Kejadian ini sempat memicu kemacetan panjang di jalur utama tersebut. Warga dan pengendara lain yang melintas pun sempat berkerumun, berusaha memberikan pertolongan sebelum pihak berwajib tiba.
Petugas dari Satlantas Polresta Samarinda segera turun ke lapangan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sembari mengidentifikasi korban, polisi juga bekerja cepat mengatur arus lalu lintas agar kembali normal.
Kini, sepeda motor korban telah diamankan sebagai barang bukti. Kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian untuk mendalami penyebab pasti hilangnya kendali kendaraan yang dialami korban.
Peristiwa memilukan ini kembali menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk senantiasa waspada, terutama saat melintasi jalur poros yang dikenal memiliki medan menantang, terlebih di waktu senja ketika jarak pandang mulai terbatas. Red









