Samarinda, Solidaritas – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda secara resmi mengumumkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan perayaan malam pergantian tahun 2025 ke 2026 akan dipusatkan di kawasan Teras Samarinda. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya terpadu untuk mengendalikan arus massa dan menjaga kondusivitas kota.
Wali Kota Samarinda menegaskan bahwa konsentrasi massa di satu titik utama bertujuan untuk mempermudah pengawasan keamanan dan meminimalisir potensi gangguan ketertiban yang sering terjadi di titik-titik keramaian yang tersebar.
“Kami memusatkan kegiatan di Teras Samarinda agar kontrol kerumunan jauh lebih efektif. Dengan sistem satu pintu pengawasan, personel keamanan dapat bekerja lebih fokus dalam menjamin keselamatan warga yang hadir,” Kata Andi Harun kepada media belum lama ini.
Selain alasan keamanan, kebijakan ini juga bertujuan untuk mengurai kemacetan karena dengan pemusatan titik, rekayasa lalu lintas dapat dilakukan secara lebih terukur di sekitar kawasan Tepian Mahakam.
Selain itu lanjut Andi Harun kegiatan ini juga bertujuan untuk Efisiensi Kebersihan dengan memudahkan petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam melakukan pembersihan area pasca-acara secara cepat dan terfokus.
Pemusatan kegiatan juga bertujuan untuk pengawasan protokol yakni memastikan perayaan berjalan tertib di bawah pengawasan langsung Satpol PP dan kepolisian.
Masyarakat yang ingin merayakan malam tahun baru diimbau untuk mematuhi arahan petugas di lapangan dan menggunakan kantong-kantong parkir resmi yang telah disediakan di sekitar area Teras Samarinda.
Pihak berwenang juga mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan selalu menjaga barang bawaan pribadi selama berada di pusat keramaian. Red







