Bisnis

PELITA BUWANA, Inovasi Sosial PEP Sangatta Field Lapangan Semberah Dukung Ketahanan Pangan dan Pertanian Berkelanjutan

Bagikan

Kutai Kartanegara,Solidaritas- PT Pertamina EP (PEP) Sangatta Field memperkenalkan inovasi sosial PELITA BUWANA (Pengelolaan Limbah Terintegrasi untuk Budidaya Pertanian Regeneratif dan Wujudkan Ketahanan Pangan).

Inovasi ini merupakan bagian dari program CSR ECO-STEP Semberah yang bertujuan mengatasi kerusakan lahan, ketergantungan pupuk kimia, serta risiko bencana di wilayah operasi Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Dharma Saputra, Head of Communication Relations & CID Zona 9, menyatakan bahwa PELITA BUWANA dirancang untuk menciptakan nilai manfaat bersama (creating shared value) bagi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan secara terintegrasi.
Program ini juga selaras dengan amanat Asta Cita pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Sistem Sirkular dan Dampak Ekonomi
Inovasi ini menerapkan sistem sirkular yang menghubungkan tiga kelompok masyarakat:
  1. Kelompok Tani Wira Karya: Pertanian semiorganik dan hidroponik berbasis PLTS.
  2. Kelompok Ternak Idaman: Peternakan ayam pedaging penyedia pupuk organik.
  3. Kelompok Wanita Tani Berseri: Budidaya jamur tiram yang limbahnya diolah menjadi pakan ternak.
Keberhasilan sistem ini memberikan dampak ekonomi nyata, di antaranya penghematan biaya pupuk hingga Rp37,5 juta per tahun dan pestisida sebesar Rp18 juta per tahun. Secara total, anggota kelompok mengalami peningkatan pendapatan rata-rata Rp250 ribu per bulan.
Inklusivitas dan Keberlanjutan Lingkungan
Program ini bersifat inklusif dengan melibatkan 12 rumah tangga miskin, 4 lansia, serta 13 perempuan rawan sosial ekonomi.
Selain itu, PELITA BUWANA berkontribusi menjaga lingkungan dengan mengolah 31 ton limbah organik per tahun dan mengurangi risiko kebakaran hutan bagi 160 kepala keluarga.
Tak hanya teknis, program ini juga memperkuat kapasitas masyarakat melalui legalitas usaha (NIB, PIRT, Halal, PATEN) dan pembentukan learning center pertanian.
Dengan kepemimpinan lokal dari tokoh petani berpengalaman seperti Choirul Munasikin, PEP Sangatta Field berkomitmen memastikan program ini memberikan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Desa Tanah Datar. Red

Bagikan

Related Posts