Olah Raga

Duo Pesilat Kaltim Raih Perunggu di SEA Games 2025

Bagikan

Bangkok, Solidaritas – Perjuangan dua atlet pencak silat andalan Kalimantan Timur, Iqbal Candra Pratama dan Dinda Nuraidha, di ajang SEA Games 2025 Thailand harus berakhir di babak semifinal. Meski gagal melaju ke partai puncak, kakak-beradik ini tetap menyumbangkan medali perunggu untuk kontingen Merah Putih.
Langkah Iqbal Candra Pratama terhenti secara dramatis setelah kalah tipis dari pesilat tuan rumah, Thailand. Dalam pertarungan sengit yang memperlihatkan jual-beli serangan, Iqbal harus mengakui keunggulan lawan dengan selisih skor hanya satu poin. Kekalahan tipis ini memaksa peraih medali emas Asian Games tersebut puas dengan raihan perunggu.
Nasib serupa dialami sang adik, Dinda Nuraidha. Peraih medali emas PON 2024 ini juga harus mengakui keunggulan lawannya di babak semifinal, mengikuti jejak sang kakak yang lebih dulu memastikan tempat di podium ketiga.
Menanggapi hasil tersebut, Ketua I KONI Kaltim sekaligus Ketua Harian IPSI Kaltim, Ego Arifin, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi kedua atletnya di matras pertandingan.
“Inilah dinamika dalam pertandingan. Kadang apa yang kita prediksikan menang, hasilnya bisa berbeda di lapangan. Namun, saya melihat langsung perjuangan mereka. Mereka sudah mengerahkan segalanya demi nama Indonesia,” ujar Ego Arifin.
Ia menambahkan bahwa hasil ini akan menjadi bahan evaluasi penting untuk kejuaraan internasional mendatang. “Ini adalah pengalaman berharga. Kami tetap bangga atas semangat juang yang mereka tunjukkan di kancah internasional,” pungkasnya.
Meski tidak membawa pulang emas, kehadiran Iqbal dan Dinda di SEA Games 2025 mempertegas dominasi atlet Kaltim dalam memperkuat skuad nasional Indonesia di ajang multicabang bergengsi tersebut. Red

Bagikan

Related Posts