Kutai Timur, Solidaritas – Menghadapi cuaca ektrem yang berpotensi terjadi pada akhir 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengumumkan sepuluh imbauan penting kepada warga.
“Kami merilis imbauan ini sebagai langkah preventif agar masyarakat memahami risiko yang mungkin terjadi,” ucap Kepala BPBD Kutim, Sulastin, Jumat (14/11/2025).
Sulastin menyebut bahwa imbauan tersebut disusun berdasarkan analisis BMKG yang menunjukkan peningkatan curah hujan dan potensi angin kencang di wilayah Kutim.
Sepuluh imbauan tersebut antara lain menghindari area terbuka saat petir, memastikan saluran air tidak tersumbat, serta menjauhkan kendaraan dari titik rawan tumbang.
Masyarakat juga diminta menjaga keselamatan dengan tidak berlindung di bawah jaringan listrik ketika hujan lebat.
Pentingnya memantau informasi resmi kembali ditekankan oleh BPBD agar masyarakat tidak terpengaruh oleh kabar bohong mengenai bencana.
BPBD juga meminta masyarakat mengikuti instruksi petugas jika evakuasi diperlukan.
Keluarga dengan anak-anak dan lanjut usia diminta melakukan persiapan sejak dini, termasuk memastikan lokasi aman yang dapat dituju saat cuaca memburuk.
Untuk menunjang penyebaran informasi, BPBD memasang imbauan tersebut melalui videotron dan banner di tempat-tempat yang ramai dikunjungi masyarakat.
Banner peringatan dipasang di persimpangan jalan besar, pusat perbelanjaan, serta fasilitas umum lainnya.
Upaya preventif ini merupakan bagian dari komitmen BPBD Kutim dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana.
Dengan tersampaikannya imbauan ini, BPBD berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah mitigasi sejak dini.
“Prediksi ini harus direspons dengan kesiapsiagaan yang lebih kuat,” tutupnya.(ADV)









