Kutai timur, Solidaritas – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersiap naik level dalam dunia olahraga dan pariwisata. Pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim tengah membangun kolam renang berstandar internasional di kawasan Stadion Kudungga, Sangatta.
Fasilitas ini diyakini akan menjadi daya tarik baru bagi pengembangan sport tourism di daerah.
Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, menegaskan bahwa pembangunan kolam renang tersebut bukan sekadar proyek fisik, tetapi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menjadikan olahraga sebagai penggerak ekonomi daerah.
“Sport tourism itu potensi besar. Kami ingin masyarakat tidak hanya sehat, tapi juga sejahtera melalui aktivitas olahraga,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).
Basuki menjelaskan, kolam renang dengan panjang 50 meter itu dibangun mengikuti standar kejuaraan nasional, dan Kutim belum memiliki fasilitas seperti ini. Harapan kedepan, kejuaraan renang tingkat provinsi hingga nasional bisa digelar di sini.
Kehadiran fasilitas tersebut akan memperkuat posisi Stadion Kudungga sebagai kawasan olahraga terpadu di Kalimantan Timur (Kaltim), dengan kolam renang ini, Kudungga akan menjadi kompleks olahraga paling lengkap di wilayah Kaltim.
Basuki menambahkan, pembangunan ini juga diharapkan menjadi katalisator bagi munculnya event-event olahraga besar di Kutim. “Ketika ada kejuaraan, otomatis perhotelan bergerak, UMKM tumbuh, dan ekonomi daerah ikut hidup. Itu dampak positif yang kami kejar,” jelasnya.
Selain menjadi arena pembinaan atlet, kolam renang Kudungga juga akan dibuka untuk masyarakat umum. Fasilitas ini dinikmati semua warga, tidak hanya atlet. Tapi tentu harus dijaga bersama.
Basuki menutup dengan pesan agar masyarakat ikut berperan aktif menjaga aset daerah ini. “Kudungga adalah simbol kemajuan olahraga Kutim. Kalau kita rawat bersama, fasilitas ini bisa jadi kebanggaan yang dikenal sampai tingkat nasional,” tutupnya.(ADV)







