Kutai kartanegara, Solidaritas – Desa Wisata Sangkuliman memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur. Dengan keindahan alam dan budaya yang kaya, desa ini dapat menarik wisatawan dari seluruh dunia. Dengan keterampilan digital marketing yang dimiliki, Sangkuliman dapat mempromosikan dirinya secara efektif dan menjangkau target pasar yang lebih luas.
Melalui digital marketing, Sangkuliman dapat mempromosikan produk-produk unggulannya, seperti kuliner khas dan kerajinan tangan, kepada wisatawan mancanegara. Hal ini tentunya akan meningkatkan pendapatan masyarakat dan membantu meningkatkan perekonomian desa. Selain itu, digital marketing juga dapat membantu meningkatkan kesadaran wisatawan tentang pentingnya melestarikan lingkungan dan budaya lokal.
Ketua Pokdarwis BMT, Rojali, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bina Mandiri Tani (BMT) Desa Sangkuliman, Kabupaten Kutai Kartanegara, mengatakan dengan keterampilan digital marketing yang dimiliki, Sangkuliman diyakini dapat memperkenalkan dirinya tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga regional dan global.
“Ini tentunya akan membawa dampak positif bagi perekonomian desa, karena semakin banyak wisatawan yang datang dan menginap di desa tersebut. Dengan demikian, pendapatan masyarakat akan meningkat dan taraf hidup mereka akan meningkat pula.” kata Rojali kepada media belum lama ini.
Lebih lanjut penggerak utama dalam pengelolaan dan pengembangan potensi wisata di desa Sangkuliman ini mengatakan bahwa Dengan keterampilan digital marketing yang dimiliki, Sangkuliman dapat menjadi destinasi wisata yang populer dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Hal ini tentunya akan membawa dampak positif bagi perekonomian desa dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Keterampilan digital marketing yang dimiliki oleh masyarakat Sangkuliman juga dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan wisata. Dengan adanya promosi online, wisatawan dapat memperoleh informasi yang akurat dan lengkap tentang desa wisata tersebut. Selain itu, masyarakat juga dapat meningkatkan kualitas produk dan jasa yang ditawarkan kepada wisatawan.
Melalui Digital Marketing Rojali berharap Desa Sangkuliman bisa menawarkan berbagai potensi wisata menarik yang dikelola oleh Pokdarwis BMT, antara lain: keindahan alam Danau Saguntur dan Gunung Talung, Kampung Bunga yang mempesona, kemudian ada program “Green Home” yang mempromosikan pertanian berkelanjutan, serta produk wisata dan suvenir lokal seperti “Wadah Bajualan” dan “Baju BMT” yang unik dan autentik.
Jangka Panjang lanjut Rojali keterampilan digital marketing yang dimiliki oleh Sangkuliman dapat membantu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan meningkatkan perekonomian regional, harapannya Sangkuliman dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan potensi wisatanya dan meningkatkan perekonomian daerah.
“Sangkuliman dapat memperkenalkan dirinya sebagai destinasi wisata yang unggul dan berkelanjutan. Hal ini tentunya akan membawa dampak positif bagi perekonomian desa dan meningkatkan taraf hidup masyarakat, melalui destinasi wisata yang populer dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” tegas Rojali yang telah membawa Desa Sangkuliman berhasil meraih prestasi sebagai Juara 2 Anugerah Desa Wisata Indonesia (ATWI) pada tahun 2023. ADV/DPMD Kukar/Ar









