DPMD Kabupaten Kutai Kartanegara

Warga Dusun 2 Desa Kutai Lama Rasakan Perubahan Positif dengan LPJU

Bagikan

Kutai Kartanegara,Solidaritas –  Warga Dusun 2 Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, kini mulai merasakan perubahan positif dengan adanya lampu penerangan jalan umum (LPJU). Dalam dua tahun terakhir, kawasan ini sudah memiliki LPJU, sehingga akses warga pada malam hari menjadi lebih aman dan terang. Perubahan ini membawa dampak positif bagi kehidupan sehari-hari warga, terutama dalam hal keamanan dan mobilitas.

Dengan adanya LPJU, warga Dusun 2 dapat melakukan aktivitas pada malam hari dengan lebih aman dan nyaman. Lampu penerangan jalan umum ini juga membantu mengurangi risiko kecelakaan dan kejahatan yang dapat terjadi pada malam hari. Warga dapat merasa lebih tenang dan aman saat beraktivitas di luar rumah pada malam hari.

Kepala Desa Kutai Lama, Maulidin, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari perjuangan berulang kali menyuarakan kebutuhan warga.

“Kehadiran LPJU di Dusun 2 Desa Kutai Lama juga membawa peningkatan kualitas hidup bagi warga. Dengan adanya penerangan yang memadai, warga dapat melakukan aktivitas ekonomi dan sosial dengan lebih mudah dan nyaman. Hal ini juga dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan warga,” kata Maulidin.

Selain itu kehadiran LPJU di Dusun 2 Desa Kutai Lama juga meningkatkan semangat warga untuk terus berjuang memperbaiki kondisi desa. Warga merasa bahwa pemerintah telah memperhatikan kebutuhan mereka dan memberikan perhatian yang lebih besar terhadap desa.

Hal ini dapat meningkatkan partisipasi warga dalam pembangunan desa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

meski demikian Maulidin mengaku bahwa meskipun LPJU sudah terpasang, namun masih ada tantangan yang dihadapi oleh warga Dusun 2 Desa Kutai Lama. Akses jalan yang masih rusak dan belum diperbaiki menjadi salah satu tantangan yang perlu diatasi.

Warga berharap bahwa pemerintah akan memperhatikan kebutuhan mereka dan memperbaiki akses jalan yang masih rusak.

Warga Dusun 2 Desa Kutai Lama berharap bahwa kehadiran LPJU ini merupakan awal dari perubahan yang lebih besar dan lebih baik. Mereka berharap bahwa pemerintah akan terus memperhatikan kebutuhan mereka dan memberikan perhatian yang lebih besar terhadap desa.

Pemerintah Desa Kutai Lama tetap konsisten memasukkan usulan perbaikan akses jalan ke dalam program tahunan. Aspirasi sudah disampaikan hingga ke DPRD Kaltim dan sempat dijanjikan akan terealisasi pada 2027 mendatang. Maulidin berharap bahwa perhatian pemerintah akan semakin besar dan akses jalan dapat segera diperbaiki.

Meskipun akses jalan masih menjadi tantangan Maulidin mengatakan bahwa semangat warga Dusun 2 tetap tinggi.

Kehadiran LPJU dianggap sebagai tanda awal perhatian pemerintah dan menjadi penyemangat agar kebutuhan akses jalan segera dipenuhi. Warga berharap bahwa dengan penerangan yang sudah ada, pembangunan berikutnya akan semakin mudah diwujudkan.

Sementara itu Arianto Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat desa mengatakan bahwa Pemkab Kukar terus berupaya meningkatkan akses listrik di daerah terpencil melalui program Terang Kampongku. Program ini memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal untuk memberikan listrik kepada masyarakat yang belum terjangkau oleh PLN.

PLTS komunal dinilai sebagai solusi yang tepat untuk memberikan listrik kepada masyarakat di daerah terpencil. Namun, implementasi program ini tidaklah mudah. Terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti pemukiman penduduk yang terpencar-pencar, sehingga tidak semua dusun dapat dibangun PLTS komunal.

“Pemkab Kukar berkomitmen untuk memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat, termasuk akses listrik. Oleh karena itu, pemerintah daerah ini terus berupaya mencari solusi untuk memberikan listrik kepada masyarakat yang belum terjangkau oleh PLN. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memfasilitasi masyarakat untuk menggunakan PLTS perseorangan,” kata Arianto belum lama ini.

Pemkab Kukar lanjutnya terus melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan bahwa program Terang Kampongku dapat berjalan dengan efektif. Pemerintah daerah ini juga berupaya untuk mempercepat proses pemberian akses listrik kepada masyarakat yang belum terjangkau.

“Harapanya  masyarakat dapat menikmati manfaat dari listrik dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” tegas Arianto. ADV/DPMD-Kukar/Sup


Bagikan

Related Posts