Daerah

Pemerintah Kota Samarinda Perketat Pengawasan Mutu Program Makan Bergizi Gratis

Bagikan

Samarinda,Solidaritas – Pemerintah Kota Samarinda memperketat pengawasan mutu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang melibatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda. Satgas ini bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan standar kualitas pangan terjaga.

Pembentukan Satgas ini bertujuan untuk memastikan bahwa program MBG dapat berjalan dengan efektif dan efisien, serta memenuhi standar kualitas pangan yang ditetapkan. Satgas ini juga bertugas untuk mengawasi dan membimbing pengelola dapur atau Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) dalam menyiapkan makanan yang bergizi dan aman untuk dikonsumsi.

Hal ini diungkapkan Ismed Kosasi Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda di kantornya kepada media Rabu (24/9/2025).

“Satgas MBG ini kami bentuk agar semua pihak bisa bekerja secara terkoordinasi. Dinkes bertugas mengawasi, sekaligus membimbing pekerja dapur. Dari 13 SPPG yang ada, beberapa sudah mendapat pelatihan langsung dari kami,” Kata Ismed.

Lebih lanjut Ismed mengatakan bawa langkah-langkah Pengawasan akan dilakukan oleh Satgas dengan melakukan bimbingan langsung dan pemeriksaan rutin hingga memberikan standar ketat dapur yang digunakan.

Jadi Dinkes Samarinda akan memberikan pembimbingan langsung kepada pengelola dapur atau Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) untuk memastikan kualitas pangan yang dihasilkan memenuhi Kesehatan.

Kemudian Satgas akan melakukan pemantauan dengan melibatkan setiap puskesmas yang memiliki tenaga gizi bertugas mengawasi SPPG di wilayah kerja masing-masing.

“Pemkot Samarinda menerapkan standar ketat untuk setiap dapur penyedia makanan, termasuk luas dapur minimal 400 meter persegi dan alur kerja higienis,” jelasnya.

Namun memang lanjutnya meskipun telah dilakukan pengawasan, masih ditemukan kasus makanan basi hal itu tentunya tantangan bagi satgas untuk segera menindaklanjuti hal itu.

Temuan ini membuat Pemerintah Kota Samarinda melakukan evaluasi internal untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mencegah kejadian serupa.

Pemkot Samarinda bersama BGN lanjut Ismed menargetkan pembentukan 73 SPPG untuk mendukung kelancaran program MBG. Pemkot Samarinda berharap masyarakat dapat menerima makanan bergizi, aman, dan berkualitas setiap hari melalui program MBG.

“Wali Kota sangat konsen terhadap keberhasilan MBG ini, makanya dibentuk Satgas agar koordinasi antarinstansi lebih terarah. Harapannya, masyarakat bisa mendapat makanan bergizi, aman, dan berkualitas setiap hari,” pungkasnya. Red


Bagikan

Related Posts