News

Pemprov Kaltim Alokasikan Rp25 Miliar untuk Layanan UGD Gratis

Bagikan

Samarinda,Solidaritas – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengalokasikan dana subsidi sebesar Rp25 miliar untuk layanan Unit Gawat Darurat (UGD) gratis di lima Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Pemprov. Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Kaltim dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Lima RSUD yang menerima alokasi dana ini adalah RSUD Abdul Wahab Sjahranie, RSUD Korpri Kaltim, RSUD Kanujoso Djatiwibowo, RSJD Atma Husada Mahakam,  RS Mata Kaltim.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin pada konferensi pers di Kantor Diskominfo Kaltim, Samarinda, Rabu (8/6/2025) mengatakan bahwa dengan dana tersebut memastikan siapapun yang datang ke UGD di RSUD milik Pemprov Kaltim dilayani hingga tuntas.

“Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Kaltim dalam meningkatkan akses serta kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” kata  Jaya Mualimin

Syarat untuk Menerima Manfaat Program ini lanjut Jaya adalah seluruh masyarakat yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta Kartu Identitas Anak (KIA) Provinsi Kalimantan Timur dapat menjadi penerima manfaat program Gratis Pol Kesehatan ini.

Program ini mencakup peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) aktif, peserta JKN tidak aktif, dan penduduk yang belum terdaftar sebagai peserta JKN.

Bagi masyarakat sehat yang belum memiliki JKN aktif, pendaftaran dan aktivasi kepesertaan bisa dilakukan melalui fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS. Bagi warga yang sedang sakit dan tidak memiliki JKN atau JKN-nya tidak aktif, cukup membawa KK dan KTP atau KIA saat berobat ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (faskes).

“Siapapun yang akan ke UGD di rumah sakit milik Pemprov Kaltim, akan ditangani hingga pulang, mereka langsung mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis,” tegas Jaya.

Mengenai anggaran untuk Program ini Jaya mengatakan Dinas Kesehatan Kaltim telah mengalokasikan dana sebesar Rp160 miliar khusus untuk program ini hingga Desember 2025. Red


Bagikan

Related Posts