Kab. Kutai Kartanegara

Rumput Laut Komoditas Utama di Pesisir Tanjung

Bagikan

Kutai Kartanegara,Solidaritas – Pesisir Tanjung, yang terletak di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, memiliki potensi besar dalam budidaya rumput laut. Komoditas ini menjadi salah satu andalan masyarakat nelayan setempat, tidak hanya sebagai sumber pendapatan tetapi juga sebagai bagian dari identitas ekonomi wilayah.

Rumput laut di Pesisir Tanjung telah menjadi komoditas utama yang dibudidayakan secara aktif oleh kelompok nelayan. Meskipun sempat terdampak oleh serangan virus yang menyerang tanaman rumput laut, para pembudidaya tetap bersemangat dan terus mencari inovasi demi menjaga produktivitas dan keberlanjutan hasil panen.

Damsik Camat Samboja kepada media belum lama ini mengatakan bahwa  sektor kelautan dan perikanan menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Samboja, dengan mayoritas penduduknya terlibat dalam kegiatan nelayan atau pembudidaya rumput laut.

Rumput laut merupakan komoditas utama di pesisir Tanjung dan banyak daerah di Indonesia. Pada tahun 2024, produksi rumput laut mencapai 10,80 juta ton, meningkat sebesar 10,82% dibandingkan tahun sebelumnya. Rumput laut juga menjadi salah satu komoditas unggulan ekspor, dengan nilai ekspor yang mencapai USD 0,43 miliar, sekitar 7,7% dari total nilai ekspor komoditas kelautan. 

Damsik menyatakan optimisme bahwa Samboja dapat terus menjadi pemasok utama ikan dan hasil laut di Kukar, dari itu pemkab Kukar telah memberikan dukungan signifikan terhadap pengembangan budidaya rumput laut. Dengan adanya program-program yang mendukung, masyarakat nelayan semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi rumput laut di wilayah ini.

Melalui Program unggulan Kukar Idaman Pemkab Kukar memberikan perhatian lebih terhadap para nelayan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan dan mengembangkan sektor perikanan di Kabupaten Kutai Kartanegara.

” Program 25 Ribu Nelayan Produktif Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas nelayan dan membantu mereka menjadi lebih mandiri. Bupati Edi Damansyah telah menyerahkan bantuan peralatan perikanan sebagai bagian dari program ini untuk meningkatkan kemampuan nelayan,” jelas Damsik.

Selain itu Pemkab Kukar melalui Dinas Kelautan dan Perikanan berfokus pada pengembangan sektor perikanan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Program ini mencakup perencanaan, pengembangan, dan pengawasan sektor perikanan untuk meningkatkan hasil perikanan dan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Pemberdayaan Masyarakat Nelayan , Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat nelayan melalui pelatihan, pembinaan, dan bantuan untuk meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan mereka. Dinas Kelautan dan Perikanan juga melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap kegiatan perikanan yang tidak sesuai dengan peraturan.

Lebih lanjut Damsik mengatakan pengembangan budidaya rumput laut tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan nelayan tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Masyarakat dapat memanfaatkan potensi ini untuk mengembangkan ekowisata dan penjualan produk olahan hasil laut, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Produksi rumput laut  pada tahun 2021 menempatkan Samboja menjadi sentra budidaya rumput laut terbesar di Kukar dengan produksi mencapai 903 ton, atau sekitar 49% dari total produksi rumput laut di Kukar, dengan wilayah penghasil di wilayah pesisir Tanjung, Pemedas, dan Muara Sembilang, yang merupakan wilayah penghasil sektor perikanan di Samboja.

“Potensi rumput laut di Samboja tidak hanya meningkatkan pendapatan nelayan tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui ekowisata dan penjualan produk olahan hasil laut,” ungkap Damsik.

Pemerintah juga terus memberikan dukungan pengembangan sektor perikanan dan rumput laut melalui berbagai program, termasuk pembangunan fasilitas penunjang seperti Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan pelabuhan.

Dengan potensi yang ada, Pesisir Tanjung diharapkan dapat menjadi salah satu sentra perikanan unggulan di Kalimantan Timur, meningkatkan taraf hidup masyarakat, dan menjadikan Kukar sebagai pionir dalam industri perikanan di daerah tersebut. ADV/DiskominfoKukar/IL


Bagikan

Related Posts