Samarinda, Solidaritas – Ratusan pengemudi angkutan online di Kalimantan Timur melakukan aksi demo di depan kantor Gubernur Kaltim pada hari ini. Mereka menuntut kenaikan tarif karena biaya operasional yang semakin meningkat dan banyaknya promosi yang dikeluarkan aplikator yang biayanya dibebankan kepada pengemudi.
Aksi demo yang berlangsung panas ini sempat memanas ketika beberapa pengemudi angkutan online yang nekat beroperasi langsung dihentikan oleh para pengunjuk rasa. Bahkan, mereka meminta pengemudi angkutan online itu untuk melepas jaket mereka .

Namun, setelah melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, perwakilan pengemudi akhirnya sepakat untuk membubarkan diri dan kembali melayani masyarakat. Seno Aji memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Kaltim akan mengirimkan surat kepada Menteri Perhubungan untuk menetapkan besaran tarif angkutan online di seluruh Indonesia dan meminta aplikator untuk menghentikan kegiatan promo yang memberatkan pengemudi.
“Kami juga mendukung supaya tidak ada lagi kegiatan promo-promo yang membuat para driver sangat kehilangan penghasilannya,” kata Seno Aji.
Sementara itu, Yohanes, juru bicara aksi, mengatakan bahwa mereka menuntut kenaikan tarif karena biaya operasional yang semakin meningkat. “Kami ingin pemerintah mendengarkan tuntutan kami dan memberikan solusi yang adil,” kata Yohanes.
Setelah terjadi kesepakatan dengan Wakil Gubernur Kaltim, para pengemudi angkutan online se-Samarinda, Kaltim langsung membubarkan diri dan bersiap untuk mengirimkan perwakilan mereka untuk melakukan diskusi dengan Kementerian Perhubungan membahas tarif angkutan online di Kaltim. Red








