Samarinda, Solidaritas – Guna pencegahan penyalahgunaan narkoba Kepala Unit Bimbingan Masyarakat Polsek Kawasan Pelabuhan Polresta Samarinda mengajak kepada para siswa dan siswi SMP 21 Samarinda dan para guru untuk hidup sehat serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan waspada terhadap penyalahgunaan psikotropika di kalangan remaja, serta memberikan informasi tentang rehabilitasi bagi pecandu narkoba.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan yang diwakilkan Kanit Binmas Iptu Nurdiansyah mengatakan bahwa kehadiran aparat kepolisian di sekolah sekolah khususnya SMP 21 Samarinda Jl. Tongkol Kel. Sungai Dama Kec. Samarinda Kota, Kota Samarinda. Senin (28/4/2025) dimaksudkan untuk memotivasi pelajar dan menjalin kedekatan antara Polisi dengan anak-anak, juga untuk mengenalkan tugas-tugas kepolisian serta mengetahui peraturan lalu lintas.
“Yang terpenting adalah para pelajar harus mentaati segala peraturan disekolah, dengan semangat belajar yang tinggi dan ambisius untuk meraih cita-cita tentu saja siswa dan siswi terhindar dari tindakan yang melawan hukum,”kata Nurdiansyah.
Disekolah lanjut Nurdiansyah para pelajar mungkin saja melakukan pelanggaran kecil seperti membolos, terlambat datang ke sekolah dan sampai ikuti kutan geng motor kebut-kebutan di jalan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Seluruh siswa dan siswi dapat menjaga keamanan dan ketertiban dilingkungan sekolah, di harapkan kepada siswa dan siswi untuk tidak melakukan tawuran, aksi balap liar serta meminum-minuman keras dan narkoba, karena perbuatan tersebut selain melanggar hukum juga dapat mengakibatkan kerugian bagi diri sendiri dan orang lain,” jelas Nurdiansyah.
Kami dari kepolisian lanjut Nurdiansyah mengingatkan bahwa Narkoba itu adalah salah satu jenis obat yang digunakan di bidang medis untuk operasi, namun sayangnya oleh masyarakat Narkoba disalahgunakan hal yang negatif dan membuat rugi bagi yang menggunakannya atau mengkonsumsinya.
“Penggunaan narkoba dapat menyebabkan efek negatif yang akan menyebabkan gangguan mental dan perilaku, sehingga mengakibatkan terganggunya sistem neuro-transmitter pada susunan saraf pusat di otak,” terang Nurdiansyah.
Yang terakhir lanjut Nurdiansyah adalah para siswa diharapkan tidak terlibat aktifitas judi online yang saat ini marak dimasyarakat, tidak hanya orang tua bahkan anak anak pelajarpun kini sudah mulai tergila gila dengan aktifitas judi online, dari itu mari bersama-sama bergerak saling mengawasi dan saling mengingatkan.
“Perlu diketahui , remaja yang terlibat dalam perjudian daring cenderung menunjukkan perilaku impulsif yang lebih tinggi , yang dapat memengaruhi keputusan mereka dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya kesadaran akan dampak negatif perjudian daring terhadap kesehatan mental remaja,” tegas Nurdiansyah
Dalam kesempatan tersebut Kanit Binmas Iptu Nurdiansyah didampingi PS. Panit 1 Aiptu Sukwan, SH., dan Piket Intel Aipda Mukti, SH., adapun hadir dalam giat upacara bendera hari senin diantaranya Siswanto, S.Pd (Kepala Sekolah SMPN 21), Kusno Budi Susanto Waka Kesiswaan SMPN 21 Samarinda, Seluruh Guru SMPN 21 Samarinda dan 838 orang Siswa-siswi SMP Negeri 21 Samarinda. Red








